Kesepakatan Inggris-UE segera ditandatangani saat parlemen hadapi debat kilat

·Bacaan 3 menit

London (AFP) - Inggris dan Uni Eropa pada Rabu akan menandatangani pakta perdagangan raksasa untuk menutup perceraian Brexit yang berlarut-larut dalam beberapa jam sebelum mereka resmi berpisah awal 2021 nanti.

Kepala Uni Eropa Ursula von der Leyen dan Charles Michel akan menandatangani Perjanjian Perdagangan dan Kerjasama setebal 1.246 halaman pada pukul 08.30 GMT, kata para pejabat di Brussels, beberapa hari setelah kesepakatan itu dicapai pada Malam Natal setelah pembicaraan yang sengit selama berbulan-bulan.

Dokumen tebal tersebut kemudian akan diterbangkan oleh Royal Air Force ke London untuk Perdana Menteri Boris Johnson dalam rangka menambahkan tanda tangannya ketika parlemen Inggris memulai debat kilat guna meratakan jalan sebelum batas waktu 31 Desember.

Menurut Downing Street, Johnson akan memberi tahu parlemen bahwa perjanjian itu menandai "hubungan baru antara Inggris dan Uni Eropa setara berdaulat, diikuti oleh persahabatan, perdagangan, sejarah, kepentingan dan nilai-nilai".

Pemerintah hanya merilis legislasi Inggris yang menyertainya Selasa sore atau kurang dari 24 jam sebelum debat bakal dimulai di parlemen satu jam setelah kesepakatan itu ditandatangani di Brussels.

Pemerintah bermaksud mempersingkat semua tahapan RUU Uni Eropa (Hubungan Masa Depan) setebal 85 halaman melalui Commons (majelis rendah atau DPR) dan House of Lords (majelis tinggi) dalam waktu satu hari, sebelum kesepakatan perdagangan Uni Eropa berlaku Kamis pukul 11:00 (23.00 GMT).

Pada jam itu -tengah malam di Brussels- Inggris akan sepenuhnya keluar dari Uni Eropa, menyusul masa transisi 11 bulan sejak Brexit memberlakukan hukum dan lebih dari empat tahun setelah rakyat Inggris memilih keluar dari Uni Eropa dalam referendum yang membelah negeri.

Masing-masing kubu akan bekerja "bergandengan tangan kapan pun nilai dan kepentingan kita sejalan, sambil memenuhi keinginan kedaulatan rakyat Inggris untuk hidup di bawah hukumnya sendiri yang dibuat oleh parlemen yang mereka pilih sendiri", kata Johnson.

Perjanjian tersebut mencegah prospek pemisahan yang terjal yang akan membuat kuota dan tarif diberlakukan terhadap semua perdagangan lintas-selat sehingga memperburuk ketegangan di tengah pandemi virus corona yang telah menghantam Inggris lebih keras ketimbang kebanyakan negara Eropa lainnya.

Nelayan Inggris menuduh pemerintah telah menjual mereka.

Jasa, yang menyumbang 80 persen dari perekonomian Inggris, sebagian besar dihilangkan, dan Kota London menghadapi penantian cemas untuk mempelajari atas dasar apa kota ini bisa terus berurusan dengan Eropa di masa depan.

Tetapi sebuah faksi anti Brexit di dalam Partai Konservatif yang berkuasa yang dipimpin Johnson memberikan restunya kepada perjanjian Uni Eropa itu Selasa, dan partai oposisi utama Partai Buruh mengisyaratkan dukungannya sehingga memastikan undang-undang itu bakal disahkan.

Meskipun ada keraguan di kalangan sejumlah anggota parlemennya sendiri yang berencana abstain dalam pemungutan suara Rabu, pemimpin Partai Buruh Keir Starmer mengatakan netralitas bukanlah pilihan mengingat pertaruhan yang dihadapi Inggris ketika negara itu melepaskan integrasi hampir lima dekade dengan daratan Eropa.

"Namun konsekuensinya adalah tanggung jawab Anda, dan Anda seorang," kata dia yang berbicara kepada pemerintah Johnson. "Kami akan meminta pertanggungjawaban Anda, setiap detik Anda berkuasa."

Memang, konsekuensi penuh dari perjanjian hanya baru akan terasa dalam beberapa bulan mendatang, dan kalangan usaha Inggris masih akan bergulat dengan jenis birokrasi bea cukai yang sudah mereka hindari selama beberapa dekade dalam perdagangan lintas Selat.

Mulai 1 Januari, tidak akan ada lagi pergerakan bebas manusia dari Inggris ke Uni Eropa atau sebaliknya.

Pemerintah Inggris menarik diri dari program pertukaran pelajar Eropa yang selama bertahun-tahun telah memberi manfaat kepada puluhan ribu kaum muda.

Berdasarkan kesepakatan Uni Eropa itu, musisi tidak tercakup dalam pengecualian yang memungkinkan bebas melakukan perjalanan bagi pengunjung bisnis jangka pendek, yang memicu peringatan bahwa tur band-band Inggris di daratan benua Eropa menjadi tidak bisa diadakan.

Banyak pemilik rumah liburan Eropa yang berasal dari Inggris mendapati kenyataan bahwa kecuali mereka mengajukan izin tinggal, mereka bakal menghadapi batasan seberapa sering mereka boleh mengunjungi properti mereka itu.

Dan mereka akan menghadapi birokrasi baru jika ingin membawa hewan peliharaannya.

Di bawah kalender legislatif yang dipadatkan, Parlemen Eropa hanya akan memperdebatkan kesepakatan Brexit setelah Tahun Baru.

Sambil menunggu hal itu, negara-negara anggota Uni Eropa pada Senin memberikan lampu hijaunya agar kesepakatan tersebut berlaku sementara sebelum batas waktu Kamis.