Keseriusan Persija Bikin Thomas Doll Luluh dan Mau Terima Tawaran Berkarier di BRI Liga 1

Bola.com, Jakarta - Thomas Doll buka suara mengenai keputusannya saat menerima pinangan Persija Jakarta. Pelatih asal Jerman itu mengaku terkesan dengan keseriusan Persija saat menawarinya posisi pelatih anyar.

Persija Jakarta mengumumkan perekrutan Thomas Doll sebagai pelatih anyar pada 23 April 2022. Thomas mendapatkan kontrak jangka panjang berdurasi tiga tahun bersama klub ibu kota tersebut.

Bagi Thomas Doll, ini merupakan edisi kedua berkarier di Asia setelah menukangi Al-Hilal (2011-2012). Meski demikian, sang pelatih mengaku minim pengetahuan mengenai Persija dan sepak bola Indonesia.

"Saya memiliki istri dan anak yang berada di Eropa dan sebenarnya tidak ingin meninggalkan mereka. Kemudian datanglah tawaran dari Indonesia yakni Persija," kata Thomas Doll.

"Awalnya saya tidak mengetahui, namun mencoba untuk mencari tahu. Saya berbincang dengan manajemennya dan mereka menunjukkan ketertarikan yang serius. Mereka ingin membuat Persija menjadi sukses," tegas pelatih berusia 56 tahun itu.

Thomas Doll mencetak sejarah sebagai pelatih anyar Persija Jakarta. Thomas merupakan pelatih asal Jerman pertama sepanjang sejarah yang menukangi Persija.

Feeling Bagus

<p>Thomas Doll saat menjadi pelatih Hannover 96. (Twitter Hannover 96)</p>

Thomas Doll saat menjadi pelatih Hannover 96. (Twitter Hannover 96)

Thomas Doll mengaku, diyakinkan setelah berkonsultasi dengan istri dan temannya. Dia mendapatkan perasaan yang bagus bersama Persija Jakarta hingga akhirnya setuju menerima tantangan sebagai pelatih anyar.

"Saya juga berbicara dengan istri dan teman-teman. Saya merasakan ada perasaan yang baik untuk melatih klub ini," ucap Thomas Doll.

"Akhirnya, pilihan ini saya ambil. Sekarang, saya siap membawa tim ini lebih baik lagi setelah kekecewaan musim lalu," tegas Thomas Doll.

Simak Klasemen Akhir BRI Liga 1

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel