Keseruan Aksi Bagi-Bagi Makanan Warteg Gratis Berawal dari Diet Challenge

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Siapa sangka challenge iseng berujung aksi menyebar kebaikan dengan membagikan makanan warteg gratis? Diet challenge itu terjadi antara Iyas Lawrence, seorang penyiar radio sekaligus host, dan Sal Priadi, penyanyi sekaligus penulis lagu. Mereka saling menantang siapa yang bisa menurunkan berat badan terbanyak sampai Maret 2021.

Tapi, tantangan yang berlangsung tidak selalu berjalan mulus. Mereka berdua saling mengganggu dengan saling mengirimkan makanan enak. Tujuannya apalagi kalau bukan menggoyahkan niat menurunkan berat badan satu sama lain.

Dalam video yang diunggah di akun media sosial Iyas pada Rabu, 24 Maret 2021, Iyas memperlihatkan ia sengaja mengirimkan paket ayam cepat saji di hari pertama diet dimulai. Sal pun tak mau kalah. Ia membalasnya dengan mengirimkan nasi tumpeng lengkap dengan lauk pauk menggoda selera disertai kartu ucapan.

Beberapa hari kemudian, Iyas kembali membalas dengan mengirimkan hot pot. Ia bahkan menyertakan chef berpakaian APD lengkap ke rumah Sal untuk menyajikan hot pot tersebut.

Setelah sekian lama saling mengganggu program diet masing-masing, Sal akhirnya mengajak Iyas untuk membuat tantangan baru. Mereka sepakat untuk menggalang dana hingga Rp50 juta lewat platform Kitabisa.com.

Uang yang terkumpul itu nantinya akan digunakan untuk membagi-bagikan makanan gratis bagi yang membutuhkan. Si pemenang bisa memilih warteg yang akan jadi 'basecamp' pembagian makanan tersebut. Program itu dinamai Warteg Lawrence.

"Saya pikir, dari pada saya dan Sal saling ngerusak diet dengan mengirim makanan, mending saya bagi-bagi makanan ke orang yang membutuhkan di luar sana. Biar diet saya makin berkah juga," tulis Iyas dalam keterangan penggalangan dana di Kitabisacom.

Tembus Target

Iyas Lawrence. (dok instagram @iyaslawrence/https://www.instagram.com/p/CG4PXx1AdOK//Muhammad Thoifur)
Iyas Lawrence. (dok instagram @iyaslawrence/https://www.instagram.com/p/CG4PXx1AdOK//Muhammad Thoifur)

Dana yang ditargetkan akhirnya terkumpul, bahkan sedikit melebihi ekspektasi. Iyas langsung memilih warteg yang akan menyiapkan paket nasi komplit untuk menunaikan tugasnya. Paket nasi itu berisi lauk ayam atau ikan, sayur, tahu atau tempe, sambal, dan nasi.

Warteg pilihan Iyas berlokasi di Jalan Kemang Utara, Jakarta Selatan. Ia melancarkan aksinya tiga hari, mulai Senin, 22 Maret 2021, hingga Rabu, 24 Maret 2021. Sejumlah pihak diajak serta, terutama sopir ojek online (ojol) yang lagi sepi pesanan, sopir angkot yang sedang istirahat, pemulung, dan pedagang kaki lima.

Salah satu penerimanya adalah Medianto, seorang sopir ojol. Ia bahkan ikut membagikan nasi bungkus kepada orang lain di sekitar.

"Yuk, kita doain Pak Iyas dan Pak Sal, sukses dietnya dan selalu lancar rezekinya," ucap Medianto.

Sementara itu, Dara dari tim Kitabisa.com menerangkan penyaluran makanan gratis dibagi dua tahap,, yakni 14-17 Maret dan 24-28 Maret. Setiap hari dibagikan 100 paket makanan gratis.

"Untuk penyaluran selanjutnya, rencananya akan pindah tempat supaya bisa menjangkau wilayah lain," ucap Dara. (Muhammad Thoifur)