Kesulitan Persib Datangkan Penyerang Anyar di Bursa Transfer

Muchamad Syuhada, Dede Idrus (Bandung)
·Bacaan 1 menit

VIVAPersib Bandung dalam situasi sulit jelang turnamen Piala Menpora 2021. Skuat Maung Bandung mengalami krisis lini depan setelah ditinggal sejumlah penyerangnya.

Dua striker Zulham Zamrun dan Beni Oktovianto dilepas Persib dengan berbagai alasan. Sedangkan, Geoffrey Castillion masih dalam masa peminjaman ke klub Liga Italia Como 1907.

Kini, Persib hanya memiliki tiga penyerang yakni Wander Luiz, Ravil Shandyka Putra dan amunisi anyar Ferdinand Sinaga. Namun, khusus Wander Luiz belum bisa bergabung dengan tim karena masih berada di negaranya Brasil.

Pelatih Persib, Robert Alberts, mengakui kesulitan mendatangkan striker anyar di bursa transfer musim 2021. Penyebabnya, karena nilai kontrak untuk striker lebih tinggi dari posisi lain.

"Di level sepakbola Asia Tenggara, pemain yang paling dicari adalah striker, karena sering memberikan kemenangan untuk tim. Karena striker yang paling dicari maka harga mereka juga yang paling tinggi,"jelas Robert kepada wartawan.

Pelatih kelahiran Belanda ini berkaca kepada bursa transfer di Eropa. Di mana, klub-klub berani jor-joran demi mendapatkan penyerang yang diinginkan.

"Uang datang untuk pemain-pemain sepeti Ronaldo, Messi dan Haaland. Semakin banyak sejumlah ketentuan yang kita butuhkan semakin sulit kita menemukan striker yang tepat karena akan bergantung dari cara bermain tim itu sendiri, jika itu klub besar mereka bisa mendapatkan pemain tersebut,"ungkapnya.

Untuk saat ini, Robert hanya bisa mencari pemain yang masih tersedia. Pemain yang didapat diharapkan memiliki gaya permainan yang cocok dengan skema tim di lapangan.

"Apakah dia seorang pekerja keras atau bermain dengan teknik, jadi ini bukan soal striker itu saja tapi kesiapan striker itu untuk bisa bekerja dengan pemain yang sudah kami miliki,"kata eks pelatih PSM Makassar ini.