Ketahuan Ngumpet di Bak Truk, Pemudik di Bekasi Terpaksa Jalan Kaki

·Bacaan 1 menit

VIVA – Truk pengangkut pemudik kembali terjaring operasi penyekatan di perbatasan Bekasi-Karawang, tepatnya di Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jumat petang 7 Mei 2021. Akibatnya, para pemudik terpaksa berjalan kaki setelah pengemudi kendaraan yang ditumpangi mereka diminta untuk menurunkan penumpangnya.

Bukan hanya truk, mobil yang dicurigai milik agen travel gelap juga ikut terjaring. Petugas juga meminta pengemudi menurunkan penumpang dan kendaraannya diminta memutar balik.

"Saya memang mau ke Bandung, tapi saya disuruh orang kantor bawa tujuh orang ke Karawang," kata sopir travel, Asep, Jumat, 7 Mei 2021.

Asep mengaku, soal apa tujuan mereka, apa dia tidak mengetahui secara detail. Meski begitu Asep tetap mematuhi aturan dari pihak kepolisian. "Saya tidak tahu apa-apa soalnya," katanya.

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kabupaten, Kombes Hendra Gunawan mengatakan, untuk pemudik yang ada di dalam truk, petugas di lapangan sempat ingin dikecoh para sopir. Beruntung petugas berhasil memeriksa angkutan truk tersebut.

"Setelah diperiksa, kami temukan ada delapan orang yang dicurigai ingin mudik," katanya.

Sampai dengan Jumat petang, kata Hendra, pihaknya sudah mengembalikan sebanyak 1.300 pemudik. "Tapi khusus sampai pukul 16.00 tadi sudah ada 200 pemudik yang kami minta putar balik," ujarnya.