Ketahui 5 Penyebab Anak Mudah Kehilangan Nafsu Makan Beserta Cara Mengatasinya

·Bacaan 3 menit

Anak bisa saja kehilangan nafsu makan dan itu akan menjadi hal yang mengkhawatirkan bagi orangtua karena berdampak buruk bagi kesehatan tubuh anak. Berbagai menu makanan enak yang disajikan di rumah belum tentu menjamin anak bisa makan lahap. Oleh karena itu, kamu perlu mengetahui penyebab nafsu makan anak menurun terlebih dahulu untuk menanganinya.

Biasanya kasus nafsu makan anak menurun ini pada saat-saat tertentu masih bisa dikatakan normal. Namun, beda halnya bilsa penurunan nafsu makan pada anak ini disertai dengan berbagai gejala lainnya, seperti penurunan berat badan atau timbulnya gejala penyakit. Hal ini harus diwaspadai dan segera ditangani.

Penyebab nafsu makan anak menurun dapat dipengaruhi beberapa faktor. Bisa karena kondisi kesehatannya, pertumbuhan, hingga kesehatan psikologis anak. Cara mengatasi anak tidak nafsu makan tentu harus disesuaikan dengan penyebabnya.

Untuk itu, Fimela.com kali ini akan mengulas 5 penyebab anak kehilangan nafsu makan beserta cara mengatasinya. Dilansir dari Liputan6.com, simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Kondisi Kesehatan Tubuh Anak

Ilustrasi Anak Makan Credit: pexels.com/AnnaShevts
Ilustrasi Anak Makan Credit: pexels.com/AnnaShevts

Penyebab nafsu makan anak menurun yang pertama adalah kondisi kesehatannya. Sebuah penyakit dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan yang signifikan pada anak. Hal ini bisanya terjadi jika anak sedang mengalami sakit tenggorokan, sakit perut, diare, sakit kepala, demam atau gejala lainnya.

Anak biasanya akan kehilangan nafsu makan dan makan lebih sedikit daripada biasanya. Meski demikian, biasanya anak akan pulih nafsu makannya saat kesehatannya sudah membaik. Jadi kamu tinggal menangani penyakit yang dialaminya.

Kondisi Stres

Ilustrasi Anak Menangis Credit: pexels.com/Bob
Ilustrasi Anak Menangis Credit: pexels.com/Bob

Keadaan psikologis juga dapat menjadi penyebab nafsu makan anak menurun. Stres memiliki banyak efek negatif pada balita dan anak kecil, termasuk kehilangan nafsu makan. Jika nafsu makan anak menurun dan diikuti dengan sulit tidur, maka kemungkinan besar anak mengalami stres.

Stres yang dialami anak biasanya disebabkan oleh masalah keluarga seperti kematian dalam keluarga, kematian hewan peliharaan, perundungan (bullying), ketidakmampuan mengatasi tekanan akademis atau alasan lainnya. Oleh karena itu, kamu perlu mengindentifikasi masalahnya untuk menangani penurunan nafsu makan anak.

Lambatnya Pertumbuhan Anak

Ilustrasi Pertumbuhan Anak Credit: pexels.com/dimitrova
Ilustrasi Pertumbuhan Anak Credit: pexels.com/dimitrova

Penyebab nafsu makan anak menurun berikutnya adalah lambatnya pertumbuhan. Perubahan pertumbuhan bisa menyebabkan kemerosotan nafsu makan pada anak. Selama tahun pertama, anak-anak tumbuh dengan cepat. Tapi, setelah itu pertumbuhan anak akan melambat, dan inilah yang menyebabkannya makan lebih sedikit.

Hal ini terbilang normal karena anak berada pada fase negativistik, yaitu fase yang normal dimana anak usia 18 bulan hingga 3 tahun belajar untuk menolak dan egonya mulai tumbuh. Oleh karena itu, menjalin komunikasi baik dengan anak sangat diperlukan dalam hal ini.

Terinfeksi Cacing Usus

Ilustrasi Anak Sakit Credit: pexels.com/Stevy
Ilustrasi Anak Sakit Credit: pexels.com/Stevy

Penyebab nafsu makan anak menurun selanjutnya adalah cacing usus. Bahkan, cacing usus dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan pada anak. Cacing yang berada di dalam sistem pencernaan anak seperti parasit sehingga menyebabkan pendarahan usus, kehilangan nafsu makan, dan disentri.

Mengalami Anemia

Ilustrasi Anemia Credit: pexels.com/CDC
Ilustrasi Anemia Credit: pexels.com/CDC

Anemia adalah penyebab nafsu makan anak menurun lainnya. Anak-anak yang menderita anemia tampak lebih lemah, lelah dan mudah tersinggung. Jika tidak segera diobati, anemia dapat mengganggu perkembangan anak dan aktivitas belajarnya.

Cara Mengatasi Nafsu Makan Anak yang Menurun

Ilustrasi Anak Sehat Credit: pexels.com/kazu
Ilustrasi Anak Sehat Credit: pexels.com/kazu

Setelah mengenali penyebab nafsu makan anak menurun, kamu tentunya perlu tahu cara mengatasinya. Diperlukan berbagai strategi untuk meningkatkan nafsu makan anak, sebagai berikut:

Buat tampilan makanan menjadi lebih menarik. Tampilan makanan yang berwarna-warni dan unik dapat membuat anak tertarik. Kamu bisa mengombinasikan berbagai sayuran dengan warna berbeda, lalu cukupi dengan sajian karbohidrat, protein dan lemak untuk mendukung kecukupan gizinya.

Sajikan menu yang berbeda setiap harinya. Menyajikan menu berbeda setiap harinya juga bisa membuat anak kembali bernafsu untuk makan. Hal ini membuatnya penasaran dengan rasa makanan yang baru dilihatnya tersebut. Memberikan makanan yang sama setiap harinya tentu membuatnya bosan.

Goda dengan aroma makanan. Untuk menarik nafsu makan juga bisa melalui aroma makanan yang menyenangkan dan menggoda. Bisa dengan menyajikan makanan hangat yang baru saja selesai dimasak, atau menghangatkan makanan sebelum disajikan.