Ketahui Apa Saja Pertemuan Digelar saat KTT G20

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Untuk pertama kali dalam sejarah, Indonesia menjadi tuan rumah dari penyelenggaraan Presidensi G20 pada 2022 mendatang. Di dalam Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20 yang beranggotakan 20 negara tersebut nantinya akan mengadakan beberapa jenis pertemuan dan menghadirkan beberapa delegasi terpilih.

Sebelumnya, dikutip dari laman Kemenkeu.go.id, Selasa (02/11/2021), G20 atau Group of Twenty adalah sebuah forum utama kerja sama ekonomi internasional yang beranggotakan negara-negara dengan perekonomian besar di dunia terdiri dari 19 negara dan 1 lembaga Uni Eropa.

Itu artinya forum kerja sama multilateral tersebut diikuti oleh 20 negara yang juga menjadi anggota dari G20. Dari 20 negara tersebut, 10 negara berasal dari negara berkembang dan 10 negara lagi berasal dari negara maju.

Negara yang tergabung dalam keanggotaan G20 tersebut nantinya akan mengadakan beberapa jenis pertemuan. Setidaknya ada tiga jenis pertemuan yang akan diselenggarakan.

Dikutip dari hasil pemaparan Bank Indonesia bertajuk Menuju Presidensi G20, ketiga jenis pertemuan tersebut antara lain:

Pertemuan G20

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menerima penyerahkan simbolis untuk meneruskan estafet keketuaan atau presidensi G20 dari Italia. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden).
Presiden Joko Widodo atau Jokowi menerima penyerahkan simbolis untuk meneruskan estafet keketuaan atau presidensi G20 dari Italia. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden).

1. Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)/Summit

Konferensi ini merupakan acara klimaks dari proses pertemuan G20. Di dalam konferensi ini nantinya sebanyak 20 kepala negara atau pemerintahan akan berkumpul mengadakan sebuah rapat.

2. Ministerial & Deputies Meetings/Pertemuan Tingkat Menteri dan Deputi

Selain mengadakan KTT, di dalam rangkaian penyelenggaraan G20 juga diadakan pertemuan setingkat menteri dan deputi. Pertemuan tersebut diadakan di masing-masing area fokus utama forum.

Pada Finance Track, Ministerial Meetings dihadiri oleh menteri keuangan hingga gubernur bank sentral. Itu disebut Finance Ministers and Central Bank Governors Meetings (FMCBG).

Sementara untuk pertemuan para deputi, itu disebut Finance and Central Bank Deputies Meetings (FCBD).

3. Kelompok Kerja/Working Groups

Adapun pertemuan untuk kelompok kerja atau working groups. Di dalamnya beranggotakan para ahli dari negara G20.

Di samping itu, Working Groups ini nantinya menangani isu-isu spesifik yang terkait dengan agenda G20 yang lebih luas. Dari hal itu kemudian dimasukkan ke dalam segmen kementerian dan akhirnya KTT.

Delegasi

Para pemimpin G20 berpose di depan Air Mancur Trevi selama acara KTT G20 di Roma, Minggu, 31 Oktober 2021 (AP Photo)
Para pemimpin G20 berpose di depan Air Mancur Trevi selama acara KTT G20 di Roma, Minggu, 31 Oktober 2021 (AP Photo)

Karena adanya beberapa pertemuan seperti yang sudah disebutkan, dalam penyelenggaraan KTT G20 tersebut juga nantinya ada beberapa delegasi. Di dalamnya termasuk 20 negara yang menjadi anggota G20. Sebagai informasi, Uni Eropa dihitung memiliki keanggotaan penuh.

Selain dihadiri oleh 20 negara, ada pula delegasi lain dalam penyelenggaraan KTT G20 tersebut. Salah satunya Spanyol yang menjadi undangan permanen dari acara ini.

Di samping itu, ada pula negara undangan lainnya. Seperti pada 2021 lalu, negara yang termasuk dalam undangan antara lain Singapura, Swiss, Belanda, Ghana, dan Kenya.

KTT G20 juga akan mendelegasikan beberapa organisasi internasional hingga ketua organisasi regional. Untuk organisasi internasional yang termasuk dalam delegasi antara lain FAO, FSB, ILO, IMF, OECD, UN, World Bank Group (WBG), WHO, dan WTO.

Sementara untuk delegasi ketua organisasi regional antara lain Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), African Union (AU), dan The New Partnership for Africa’s Development (NEPAD).

Tak hanya itu, ada pula beberapa komponen delegasi lainnya. Mereka adalah Direktur IMF dan Presiden WBG, Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral, Delegasi Pemerintahan, dan Kepala Pemerintahan/Negara.

Reporter: Aprilia Wahyu Melati

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel