Ketahui Aturan Minum Air Putih dalam Sehari, Bantu Cegah Dehidrasi

·Bacaan 3 menit

Aturan minum air putih 8 gelas dalam sehari tidak boleh diabaikan. Air putih adalah kebutuhan tubuh yang paling penting sebab air dalam tubuh kita telah keluar melalui napas, keringat, urine, dan kotoran.

Apalagi saat puasa Ramadan yang panjang, minum air putih bukanlah pilihan. Rasa haus sudah pasti menjadi pendamping selama hari-hari musim panas Ramadan ini. Tetapi ada beberapa rahasia dan trik kecil yang dapat membantu kamu menghindari dehidrasi.

Oleh sebab itu berikut Fimela.com merangkum aturan minum air putih dalam sehari yang penting untuk diperhatikan guna cegah dehidrasi. Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Alasan Mengapa Mengonsumsi Air Putih 8 Gelas Sehari Amat Penting

Ilustrasi Mengonsumsi Air Putih Credit: shutterstock.com
Ilustrasi Mengonsumsi Air Putih Credit: shutterstock.com

Satu teori menyatakan bahwa hal itu mungkin berasal dari tahun 1945, ketika sebuah organisasi penelitian merilis laporan yang menyatakan bahwa rata-rata orang perlu mengonsumsi 1 ml air per kalori makanan yang mereka konsumsi menurut laman healthline.

Untuk seseorang yang makan hingga 2.000 kalori per hari, ini menambahkan hingga 2.000 ml (kira-kira 64 ons), atau delapan gelas 8 ons. Tetapi laporan tersebut juga menyatakan bahwa banyak dari air ini dapat diperoleh dari makanan yang kamu konsumsi.

Meskipun hal ini dapat digunakan sebagai pedoman, ada sejumlah faktor, baik di dalam tubuh maupun di lingkunganmu, yang memengaruhi kebutuhanmu akan air.

Ukuran tubuh, komposisi, dan tingkat aktivitas sangat bervariasi dari orang ke orang. Jika kamu seorang atlet, tinggal di iklim panas atau sedang menyusui, kebutuhan air akan meningkat. Mempertimbangkan semua ini, jelas bahwa kebutuhan air sangat bergantung pada individu.

Minum delapan gelas air per hari mungkin lebih dari cukup untuk beberapa orang, tapi mungkin terlalu sedikit untuk orang lain. Jika kamu ingin membuat segalanya tetap sederhana, cukup dengarkan tubuhmu dan biarkan rasa haus menjadi panduan.

Waktu Terbaik untuk Mengonsumsi Air Putih

Ilustrasi Mengonsumsi Air Putih Credit: shutterstock.com
Ilustrasi Mengonsumsi Air Putih Credit: shutterstock.com

Saat Sedang Sakit

Waktu terbaik minum air putih yang pertama adalah saat sedang sakit. Hal ini tak hanya berlaku saat diri sendiri yang sakit tetapi juga orang lain yang ada di sekitarmu. Ketika kamu sedang flu, demam, atau sakit yang lain maka lebih rajinlah untuk minum air putih. Bisa juga minum jus atau sup yang kaya air.

Hal demikian juga berlaku ketika anggota keluarga atau rekan kerja jatuh sakit, minumlah lebih banyak air putih untuk membantu membersihkan tubuh dari kuman dan virus yang mungkin masuk. Tubuh yang terhidrasi dengan baik mendorong kuman jahat untuk keluar.

Setelah Bangun Tidur

Waktu terbaik minum air putih berikutnya adalah setelah bangun tidur. Segelas air putih di pagi hari dapat membantu tubuh untuk segera bangun dan beraktivitas. Selain itu, kehadiran air membantu tubuh mendorong keluar radikal bebas dan residu dari kalori yang tebakar untuk metabolisme tubuh semalam.

Sesudah Olahraga

Setelah olahraga yang menghabiskan banyak tenaga, segera minum air putih untuk mengganti cairan tubuh yang hilang. Jumlah air putih yang diminum tergantung berat badan, kondisi kesehatan, serta suhu lingkungan. Namun, pastikan tidak minum terlalu banyak air terlalu buru-buru. Karena bisa menyebabkan kram perut.

Sebelum Makan

Minum air putih sebelum makan juga dapat membantu seseorang merasa lebih kenyang. Itu artinya, jumlah makanan yang masuk ke tubuh lebih sedikit. Selain itu, dengan minum sebelum makan akan melembapkan lapisan lambung. Hal ini membantu mengurangi rasa tak nyaman saat makan. Sesudah makan, jangan lupa juga untuk kembali minum air putih, ya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel