Ketahui Gejala Kanker Prostat agar Peluang Kesembuhan Semakin Tinggi

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kanker prostat merupakan jenis kanker yang menyerang prostat, dimana terjadinya pertumbuhan sel yang abnormal dan tidak terkontrol di kelenjar prostat.

Umumnya, pertumbuhan sel kanker pada kelenjar prostat cenderung sangat lambat dan tidak berpotensi menyebar. Namun, pada beberapa kasus, sel kanker dapat berkembang dengan cepat dan menjalar ke bagian tubuh lain.

Menurut data Global Burden of Cancer Study (Globocan) 2018, ada sekitar 1,3 juta kasus baru kanker prostat yang terjadi di dunia. Dari jumlah tersebut, sekitar 11.361 kasusnya terjadi di Indonesia. Adapun sebanyak 5.007 orang di Indonesia meninggal akibat penyakit ini.

Kanker prostat lebih sering ditemukan pada pria berusia lanjut atau lansia, yaitu sekitar 60 tahun ke atas. Diperkirakan satu dari sepuluh pria lansia di Indonesia menderita penyakit ini.

Berdasarkan penjelasan Mayo Clinic, Sabtu (18/9/2021), kanker prostat yang terdeteksi sedini mungkin dan masih tergolong di stadium kanker prostat awal, memiliki peluang keberhasilan pengobatan yang lebih besar.

Gejala Dari kanker Prostat

Tanda-tanda dan gejala kanker prostat umumnya tidak akan muncul pada saat stadium awal. Gejala seringkali baru muncul apabila sel kanker sudah berkembang.

Kanker prostat yang sudah berkembang dapat menyebabkan tanda dan gejala seperti:

  • Kesulitan buang air kecil

  • Penurunan kekuatan dalam aliran urin

  • Darah dalam urine

  • Darah dalam air mani

  • Sakit tulang

  • Menurunkan berat badan tanpa mencoba

  • Disfungsi ereksi

Namun, tubuh masing-masing penderita tidak selalu menunjukkan gejala dan tanda-tanda yang sama. Untuk mendapatkan penanganan yang paling sesuai dan tepat dengan stadium kanker yang Anda derita, pastikan Anda memeriksakan diri ke dokter.

Faktor Peningkat Risiko Terkena Kanker Prostat

Kanker prostat adalah penyakit yang dapat menyerang setiap pria dari hampir berbagai golongan usia. Namun, terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko Anda terserang penyakit ini.

  • Berusia di atas 50 atau 60 tahun ke atas.

  • Ada anggota keluarga dengan riwayat kanker prostat.Berat badan berlebih (obesitas).

  • Sering mengonsumsi daging merah serta makanan atau minuman dengan kandungan kalsium yang tinggi.

  • Kebiasaan merokok.

  • Penderita penyakit seksual menular.Pernah menderita kanker di bagian tubuh lain.

  • Pernah menjalani operasi vasektomi.

Perlu disadari, tidak memiliki faktor risiko bukan berarti Anda tidak dapat terkena penyakit ini. Sedangkan memiliki salah satu dari faktor-faktor risiko di atas juga bukan berarti Anda dipastikan mengidap penyakit ini.

Reporter: Lianna Leticia

Infografis Akar Bajakah dari Kalimantan Bisa Sembuhkan Kanker?

Infografis Akar Bajakah dari Kalimantan Bisa Sembuhkan Kanker? (Liputan6.com/Triyasni)
Infografis Akar Bajakah dari Kalimantan Bisa Sembuhkan Kanker? (Liputan6.com/Triyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel