Ketahui Tanda-tanda Anak Alergi Susu Sapi Beserta Cara Mengatasinya

·Bacaan 3 menit

Tanda anak alergi susu sapi menjadi hal yang sangat penting untuk diketahui oleh para orangtua. Biasanya gejala alergi susu sapi pada bayi bisa nampak pada saluran pencernaan, kulit, atau saluran pernapasan usai mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung susu sapi.

Fenomena alergi yang muncul setelah mengonsumsi susu sapi pada anak ini merupakan suatu hal yang jarang terjadi. Sebagian besar bayi yang mengalami alergi susu sapi, biasanya dapat mengatasi hal tersebut setelah mereka melewati usia 4 tahun, dan hanya sedikit yang alerginya bertahan hingga dewasa.

Biasanya alergi susu sapi sering disamakan dengan intoleransi laktosa, padahal kedua hal tersebut adalah dua masalah yang berbeda. Alergi susu sapi biasanya terjadi ketika sistem kekebalan tubuh bayi bereaksi terhadap salah satu protein yang terdapat di dalam susu. Sedangkan intoleransi laktosa terjadi ketika bayi kesulitan mencerna laktosa, yang merupakan gula alami yang ditemukan dalam susu.

Tanda anak alergi susu sapi bisa muncul mengganggu berbagai organ. Namun, biasanya gejala yang langsung muncul sesaat setelah anak meminum susu adalah muntah, mengeluarkan suara ‘ngik’, timbul rasa gatal disertai bengkak dan kemerahan.

Berikut Fimela.com akan mengulas tanda anak alergi susu sapi yang wajib diketahui oleh orangtua beserta cara mengatasinya. Simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Tanda Anak Alergi Susu Sapi

Ilustrasi Anak Alergi Susu Sapi Credit: pexels.com/Kair
Ilustrasi Anak Alergi Susu Sapi Credit: pexels.com/Kair

Tanda-tanda anak alergi susu sapi bisa dilihat dari berbagai gejala yang dialaminya. Beberapa ciri-ciri bayi alergi susu sapi memang ada yang sama dengan ciri-ciri intoleransi laktosa. Namun kamu dapat membedakannya, dengan melihat berbagai ciri-ciri lainnya. Berikut Ciri-ciri anak alergi susu sapi:

  • Masalah pencernaan seperti sakit perut, muntah, kolik, diare, konstipasi, hingga kadang BAB berdarah

  • Reaksi terhadap kulit seperti ruam merah dan gatal, atau pembengkakan pada bibir, wajah, dan sekitar mata

  • Gangguan pernapasan seperti napas berbunyi, batuk, sesak napas, sulit bernapas, atau bahkan gejala alergi parah seperti anafilaksis yang butuh penanganan medis segera

  • Gejala alergi seperti pilek

  • Eksim yang tidak membaik dengan pengobatan

Tidak sebanyak tanda-tanda anak alergi susu sapi, berikut ciri-ciri intoleransi laktosa adalah sebagai berikut:

  • Diare

  • Muntah

  • Kram atau nyeri di perut

  • Kembung

Tanda-tanda tersebut di atas bisa muncul dalam waktu beberapa menit hingga beberapa jam setelah anak minum susu sapi.

Tips Mengatasi Bayi Alergi Susu Sapi

Ilustrasi Bayi Credit: pexels.com/Eric
Ilustrasi Bayi Credit: pexels.com/Eric

Jika tanda-tanda anak alergi susu sapi di atas terjadi, orangtua bisa mencegahnya dengan beberapa langkah berikut:

Ibu Harus Menghindari Konsumsi Produk Susu

Bagi Ibu yang masih menyusui atau memberikan ASI kepada bayi, sebaiknya menghindari mengonsumsi produk susu terlebih dahulu. Hal ini karena protein dalam susu yang ibu konsumsi akan masuk ke ASI dan dapat menimbulkan reaksi alergi kepada bayi. Ibu diwajibkan untuk selalu mengecek label makanan yang akan dimakan, apakah mengandung susu atau tidak. Selain itu, ibu juga perlu untuk sering berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui sumber nutria alternatif susu, baik untuk anak maupun untuk ibu sendiri.

Konsultasi ke Dokter Tentang Susu yang Lebih Cocok

Ibu juga bisa menanyakan pada dokter tentang susu yang lebih cocok, bila menemukan ciri-ciri bayi alergi susu sapi pada anak. Ibu bisa mengganti susu formula dengan jenis susu formula hypoallergenic, yakni susu formula berbasis asam amino khusus, yang bisa dibeli secara bebas atau dengan resep dokter.

Mengganti dengan Susu Kedelai Harus Sesuai Saran Dokter

Biasanya, banyak orang yang langsung beralih pada susu kedelai saat mendapatkan anak mengalami ciri-ciri bayi alergi susu sapi. Pemberian susu berbahan kedelai sebagai pengganti susu formula pada bayi dengan alergi susu formula sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Hal ini karena sebagian bayi yang alergi susu formula juga alergi terhadap susu berbahan kedelai.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel