Ketajaman Timnas Spanyol Diredam Yunani

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 1 menit

VIVATimnas Spanyol harus puas bermain imbang 1-1 saat menjamu Yunani dalam pertandingan Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa di Estadio Los Carmenes, Jumat dini hari WIB 26 Maret 2021. Pelatih Luis Enrique mengaku tidak puas dengan hasil ini.

Enrique menganggap para pemainnya tidak begitu maksimal, terutama ketika mendapatkan peluang. Alhasil cuma satu gol dari Alvaro Morata pada menit 33 yang bisa dihasilkan.

Kemudian Yunani memberi balasan pada menit 57. Hadiah penalti yang berhasil dimaksimalkan oleh Anastasios Bakasetas sebagai eksekutor.

"Saya tidak suka dengan hasil pertandingannya dan kami juga tidak terinspirasi. Tapi saya menyukai sikap kami dan tempo permainan yang dihasilkan tim secara keseluruhan," kata Enrique, dikutip dari laman resmi UEFA.

"Namun, setiap kali kami mendekati area penalti Yunani. Bagaimanapun, kami kurang ketajaman dan kemanjuran," imbuhnya.

Morata menilai Yunani memilih bermain bertahan untuk melawan Spanyol. Mereka tak mau ambil risiko untuk terbuka pada lini pertahanan dan bisa dimanfaatkan oleh tuan rumah.

Cara bermain tersebut membuat Spanyol kesulitan. Mereka tidak mudah menciptakan peluang yang bisa berujung gol.

"Kami tahu bagaimana Yunani akan mencoba dan memainkan kami di pertandingan ini. Tim mana saja tahu bagaimana untuk bertahan dan mempersulit lawan," kata Morata.

Yang kemudian harus diwaspadai Spanyol adalah pertandingan berikutnya. Bukan tidak mungkin lawan mereka nanti melihat gaya bermain Yunani dan melakukan hal serupa.

"Kami harus mendapatkan hasil positif dari pertandingan ini dan terus bekerja keras. Kami punya pertandingan lagi dan akan banyak yang coba melakukan hal seperti ini kepada kami," tuturnya.

Catatan statistik pertandingan ini menunjukkan Spanyol begitu dominan dalam penguasaan bola sampai 77 persen. Tapi mereka cuma bisa melakukan sembilan percobaan ke gawang lawan, dan dua yang mengarah ke sasaran. Ini yang menandakan betapa Tim Matador tidak tajam.