Keterbatasan Fisik Tak Surutkan Semangat Sudirman untuk Berhaji

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang jemaah calon haji (CJH) kelompok terbang (kloter) 1 Embarkasi Makassar, Sudirman terlihat semangat saat memasuki Asrama Haji Sudiang. Keterbatasan fisik tak menyurutkan semangatnya menjalankan Rukun Islam Kelima.

Sudirman yang memiliki kekurangan tinggi badan tak minder. Ia mengaku memiliki tekad yang kuat untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.

"Insyaallah saya siap melaksanakan ibadah haji. Memang badanku tidak sempurna seperti Ucok Baba kodong tapi yakin Allah akan melindungiku," ucap Sudirman di Aula Arafah Asrama Haji Makassar, Kamis (16/6).

Mendaftar 12 Tahun Lalu

Pria kelahiran Makassar 37 tahun silam ini menceritakan dirinya mendaftar haji sejak 12 tahun lalu. Niatnya melaksanakan ibadah haji merupakan hasil tabungannya dari hasil usaha konter handphone.

"Tanggal 23 Agustus 2010 saya mendaftar bersama ibu, saudara dan tante di Kemenag Makassar. Alhamdulillah tahun ini bisa berangkat," tuturnya.

Sayang keberangkatan Sudirman tidak ditemani ibundanya. Pasalnya, ibundanya harus kembali tertunda keberangkatannya akibat regulasi batas usia 65 tahun.

"Ibu batal berangkat, karena regulasi yang menentukan batas usia maksimal 65 tahun," keluhnya.

Bapak dua anak ini menegaskan tidak ada kekhawatiran sedikit pun dalam melaksanakan ibadah haji meski memiliki kekurangan. Ia meyakini Allah SWT akan memberi kekuatan baginya.

"Insyaallah kuat menjalankan ibadah haji nanti," ucapnya.

Diminta Antisipasi Cuaca Ekstrem

Sementara, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Sulsel, Khaironi mengatakan 393 JCH kloter 1 telah masuk Asrama Haji Sudiang, Makassar. Khaironi menegaskan 393 JCH dinyatakan negatif Covid-19 dan telah menjalani vaksin booster.

"Alhamdulillah untuk kloter 1 jemaah haji semuanya sehat, semuanya negatif dari virus corona, dan alhamdulillah semuanya memenuhi syarat sebagaimana yang diatur oleh pemerintah," tuturnya kepada wartawan di Asrama Haji Sudiang Makassar, Kamis (16/6).

Khaironi juga mengingatkan kepada JCH tentang cuaca ekstrem yang terjadi di Arab Saudi. Ia menyampaikan agar JCH banyak membawa air minum agar tidak mengalami dehidrasi.

"Saya berharap kepada para jemaah agar menjaga kondisi tubuh dengan sebaik-baiknya mengingat cuaca di Arab Saudi sangat ekstrem, dan saya harap para jemaah lebih banyak menyediakan air minum. Kemudian menghindari sengatan matahari secara langsung, dan memakai alas kaki karena lantai di Arab Saudi sangat panas," sebutnya.

Seluruh Jemaah Dinyatakan Sehat

Khaironi juga memastikan kondisi kesehatan JCH dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat. Hal tersebut berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan Dinas Kesehatan.

"Alhamdulillah berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan dari Dinas Kesehatan masing-masing di daerah semuanya memenuhi syarat untuk berangkat ibadah haji tidak ada yang perlu dikhawatirkan," tegasnya.

Khaironi mengungkapkanm JCH kloter 1 Embarkasi Makassar akan diberikan pembekalan selama berada di Asrama Haji Sudiang. Selain itu, JCH juga diberikan waktu untuk beristirahat sebelum diberangkatkan pada pukul 00.30 Wita, Jumat (17/6).

"Kegiatan di sini yang pertama melengkapi dokumen. Menerima perbekalan dari panitia, perbekalan untuk ibadah haji, kemudian yang berikutnya kami memberikan kesempatan istirahat selama 5 jam kepada jemaah sebelum terbang ke Arab Saudi," ucapnya. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel