Ketidakpastian Vaksinasi COVID-19 Jadi Sentimen Negatif IHSG

Fikri Halim, Mohammad Yudha Prasetya
·Bacaan 1 menit

VIVA – Indeks harga saham gabungan atau IHSG menghijau di level 5.656 pada pembukaan perdagangan Selasa 1 Desember 2020. Posisi itu menguat 44 poin atau 0,79 persen, dibanding penutupan perdagangan Senin 30 November 2020 di level 5.612.

Meski demikian, Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi, memprediksi IHSG berpotensi untuk melanjutkan pelemahan pada perdagangan hari ini.

"Investor terlihat melakukan balancing portofolio di akhir November 2020, guna menyambut akhir tahun yang masih dihantui ketidakpastian akan rencana vaksinasi COVID-19," kata Lanjar dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 1 Desember 2020.

Baca juga: Erupsi Gunung Ili Lewotolok, 4.628 Warga Sudah Dievakuasi

Harga minyak turun setelah pertemuan para menteri OPEC+ gagal mencapai kesepakatan, terkait rencana pemotongan produksi minyak di bulan Januari 2021 untuk dialihkan menjadi pasokan minyak.

Selain itu, investor akan menanti data indeks PMI manufaktur di dalam negeri, dengan ekspektasi membaik usai Omnibus Law Cipta Kerja mulai terealisasi. Serta, tingkat inflasi yang akan menilai keputusan BI menurunkan suku bunga BI 7 Day (Reverse) Repo Rate di bawah 4 persen sudah tepat.

"Sehingga IHSG berpotensi melemah menguji support MA20 di kisaran 5.500, dengan support resistance 5.500-5.660," ujarnya.

Lanjar juga memberikan rekomendasi mengenai saham-saham yang dapat dicermati pada perdagangan hari ini, diantaranya yakni ACES, ASII, BBCA, CPIN, ERAA, KLBF.

Sementara secara teknikal, analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji, menjelaskan berdasarkan rasio fibonacci, adapun support maupun resistance berada pada level 5.529,96 hingga 5.695,53.

Berdasarkan indikator, MACD masih menunjukkan sinyal positif. Meskipun demikian, Stochastic maupun RSI bergerak ke bawah di area netral.

"Terlihat pola evening star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju ke support terdekat," ujarnya. (ase)