Ketika Elon Musk Kembali Berkicau Terkait Uang Kripto

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menjadi salah satu penyebab turunnya harga bitcoin selama beberapa hari, Elon Musk kembali memberikan komentar terkait mata uang kripto di Twitter pribadinya. Hal ini tentu saja mengundang perhatian.

Mengundang banyak pertanyaan, Elon Musk menuliskan 'penghargaan untuk master koin kami,' pada Rabu 19 Mei 2021. Beragam komentar diberikan pengguna Twitter, hampir seluruhnya berkaitan dengan mata uang kripto.

Tak hanya itu, CEO Tesla ini juga memberikan cuitan yang berkaitan dengan mobil listrik miliknya tersebut. 'Tesla memiliki' dengan tambahan emoji berlian biru dan raising hands.Hal ini dia lakukan usai melarang bitcoin sebagai alat pembayaran Tesla karena masalah lingkungan.

Sosok Elon Musk memang tak bisa dilepaskan dari peningkatan harga mata uang kripto. Ia adalah salah satu tokoh yang mendukung hadirnya mata uang digital ini.

Namun, beberapa waktu belakangan sosoknya menjadi kontroversi karena dinilai membuat harga bitcoin anjlok ke titik terendah pada 2021.

Konten ini tidak tersedia karena preferensi privasi Anda.
Perbarui pengaturan Anda di sini untuk melihatnya.

Peniru Elon Musk Gondol Rp 28,57 Miliar dari Penipuan Uang Kripto

Ilustrasi Mata Uang Kripto, Mata Uang Digital. Kredit: WorldSpectrum from Pixabay
Ilustrasi Mata Uang Kripto, Mata Uang Digital. Kredit: WorldSpectrum from Pixabay

Sebelumnya, impersonator atau peniru CEO Tesla Elon Musk telah mencuri setidaknya USD 2 juta atau sekitar Rp 28,56 miliar (asumsi kurs Rp 14.284 per dolar Amerika Serikat) dari investor mata uang kripto berkedok ‘giveaway’. Hal ini diungkapkan oleh Komisi Perdagangan Federal (Federal Trade Commission/FTC).

Dilansir dari CNBC, Selasa, 18 Mei 2021, dalam aksi tersebut, penipu berperan sebagai selebritas atau tokoh terkenal di dunia kripto. Mereka berjanji untuk ‘melipatgandakan’ mata uang kripto yang ditempatkan investor. Namun, penipu ini malah mengantonginya sendiri.

Menurut data yang diterbitkan Senin oleh FTC, penipuan kripto telah melonjak sejak Oktober, mencapai level tertinggi dalam rekor pada kuartal I-2021.

Musk, CEO Tesla, telah menjadi pendukung besar mata uang kripto. Dalam pengajuan SEC (Securities and Exchange Commission) pada Februari 2021, Tesla mengungkapkan mereka membeli bitcoin senilai USD 1,5 miliar. Pada Maret, Musk mengatakan Tesla akan menerima bitcoin untuk pembelian kendaraan. Hingga kemudian Musk meralatnya karena masalah lingkungan.

Perusahaan Elon Musk, SpaceX, juga baru-baru ini mengatakan akan menerima dogecoin sebagai pembayaran penuh untuk penerbangan ke bulan pada kuartal pertama tahun depan. Dia juga menyebut dirinya sendiri sebagai ‘dogefather’.

Kenaikan Bitcoin mungkin telah menarik investor baru. Namun, alih alih untung, investor baru justru buntung lantaran tergiur dengan tawaran ‘penipu’. Menurut data FTC, hampir 7 ribu orang melaporkan investasi kripto palsu dari Oktober hingga Maret dan kehilangan total lebih dari USD 80 juta.

Ini bukan pertama kalinya nama Musk dieksploitasi oleh penipu. Pada 2020, penipu kripto menargetkan Twitter dan mengambil alih akun tokoh terkenal di situs jejaring sosial, termasuk akun Musk. Seperti yang dilaporkan sebelumnya, para scammer menghasilkan setidaknya USD 121.000 dalam bitcoin dari upaya peretasan itu.

Bukan hanya Musk, bahkan penipu ini diketahui sering meniru otoritas pemerintah atau bisnis terkenal. Investor juga telah diarahkan pada situs web palsu yang terlihat seperti peluang untuk berinvestasi atau menambang mata uang kripto.

Mereka biasanya menawarkan beberapa tingkatan investasi, menjanjikan pengembalian yang lebih besar dengan lebih banyak uang yang dimasukkan. Situs semacam itu umumnya menggunakan testimonial palsu dan jargon cryptocurrency agar terlihat kredibel.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini