Ketika Pedagang hingga Driver Ojol Serentak Nyanyi Indonesia Raya

·Bacaan 2 menit

VIVA – Seruan untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya pada hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2021 mendapat sambutan yang cukup antusias. Tak hanya di Yogyakarta yang diserukan oleh Sultan Hamengkubuwono X, di Jawa Tengah pun, Gubernur Ganjar Pranowo menyerukan hal senada.

Tak hanya di perkantoran, di tempat umum warga menghentikan sejenak kegiatan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya pada jam 10 pagi tadi.

Seperti terlihat di sebuah warung sate kambing di kawasan Jalan Menteri Supeno Semarang. Penjual sate menghentikan proses memasak sementara. Begitu juga pembeli yang rela jeda sebentar menikmati makanan. Mereka serempak menyanyikan Indonesia Raya mengikuti lagu yang diputar di salah satu kantor depan warung.

Pemandangan lain juga terlihat di daerah Mugassari Semarang. Driver ojek online yang sedang menunggu orderan, turun dari sepeda motor dan berdiri tegap sambil menyanyikan lagu kebangsaan tersebut.

Tak ketinggalan, mereka yang bekerja di sektor informal di kawasan tersebut, seperti penjaga gerai pulsa, tukang parkir, maupun tenaga keamanan juga bernyanyi Indonesia Raya.

Salah satu penjual, Umi mengatakan, menyanyikan lagu Indonesia yang ia lakukan tadi, menjadi pengalaman baginya setelah sejak lulus sekolah dulu sudah jarang ia lakukan mengingat pekerjaannya di sektor informal. "Saya tadi menyanyikan lagu ini lagi secara bersama. Rasanya saya kok bisa bikin semangat gitu ya," kata Umi.

Yani, penjual makanan beda lagi. Ia sempat khawatir tidak hafal lagunya. Maklum sudah 17 tahun ia tak menyanyinkannya. "Sudah lama ya sekitar 17 tahun. Alhamdulilah tadi tidak lupa," katanya.

"Beda ya kalau nyanyinya bareng dan pas tidak di kantor seperti di warung ini. Lebih terasa," ujar salah satu pekerja kantoran yang kebetulan makan di warung tersebut.

Hari Kebangkitan Nasional bagi Doni, juru parkir, bisa menjadi momen untuk tetap optimis dalam melawan COVID-19.

"Ya harus optimis lah. Mau yang kerja parkir maupun yang kerja lainnya, harus bersama melawannya dengan disiplin protokol kesehatan," ujarnya.

Laporan Teguh Joko Sutrisno (tvOne/ Semarang, Jateng)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel