Ketika Warga Beramai-Ramai Ikuti Program Serbuan Vaksin di Kodam Brawijaya

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Perang melawan Covid-19 terus digencarkan melalui berbagai serangan. Salah satu 'senjata' ampuh yang digunakan adalah program Serbuan Vaksin yang dilakukan oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) demi mencapai herd immunity atau kekebalan komunitas dari bahaya Covid-19.

Kodam V Brawijaya, telah menyiapkan ribuan dosis vaksin bagi warga Jawa Timur dan akan terus bertambah sesuai dengan ketersediaan vaksin. Program vaskinasi itu tak hanya dlakukan dii kota-kota besar, Serbuan Vaksin juga bakal menyasar pemukiman-pemukiman padat penduduk hingga ke desa-desa yang ada di penjuru Jawa Timur.

Hingga saat ini, program vaksinasi yang digelar di Jawa Timur merupakan vaksinasi tertinggi di Indonesia. Tercatat, sedikitnya 6,6 juta warga Jawa Timur telah menerima vaskin hingga saat ini.

Kapendam V Brawijaya, Kolonel Arm Imam Haryadi mengatakan, Serbuan Vaksin bakal terus digencarkan secara masif dan merata di wilayah Jawa Timur. Kegiatan itu akan terus dilakukan hingga seluruh masyarakat di Jawa Timur menerima vaksin.

"Ini salah satu upaya kita untuk mencegah penyebaran Covid-19 khususnya di wilayah Jawa Timur," ujar Kolonel Imam Haryadi kepada wartawan, Selasa (20/7).

Pada Senin (19/7/2021) lalu, Kodam V Brawijaya telah mengadakan vaksinasi yang digelar di lapangan Markas Kodam V Brawijaya. Serbuan Vaksin itu mendapat respon positif dari masyarakat. Hal itu terlihat dari tingginya animo masyarakat yang berbondong-bondong mendaftarkan diri untuk mengikuti vaksinasi.

Melalui sinergitas dengan pemerintah daerah dan Polda Jatim, pada Agustus 2021 mendatang semua seluruh warga Jawa Timur ditargetkan telah menerima vaksinasi.

Selain program Serbuan Vaksin, Kodam V Brawijaya juga membangun rumah sakit lapangan di RST dr Soepraoen untuk membantu rumah sakit umum yang kewalahan menampung pasien Covid-19.

Simak juga video pilihan berikut ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel