Ketika Zona Hitam Kampung Bandit Disulap Jadi Pink Cantik

Lutfi Dwi Puji Astuti
·Bacaan 2 menit

VIVA – Apa yang ada di benak kamu jika melihat zona hitam yang identik dengan kampung bandit disulap menjadi Kampung Pink. Wilayah Tanah Tinggi, Tangerang, kerap dicap sebagai zona hitam karena maraknya kasus kriminalitas dan peredaran narkoba, tetapi berkat ide brilian warga, zona tersebut perlahan berubah menjadi Kampung Pink.

Perlu diketahui Tanah Tinggi terkenal sebagai area hitam karena tingkat kriminalitas yang tinggi. Ibdu Jandi, selaku konseptor penggagas Kampung Pink ini ingin mengubah kesan seram di Tanah Tinggi menjadi kampung yang baik hati, murah senyum, mau membantu sekitar oleh karena itu warna pink dipilih untuk menyulap lokasi yang memiliki luas 12,5 hektar.

“Nantinya Kampung Pink ini akan di cat oleh warga, setiap dinding bahkan atap akan diubah menjadi pink dan akan dibuat mural. Harapan dengan branding Kampung Pink ini perilaku masyarakat pun merubah, dan Kampung Pink menjadi destinasi kampung di Kota Tangerang”, ucap Jandi.

Sejalan dengan Ibnu Jandi, Sekda Kota Tangerang, Herman Suwarman menyampaikan bahwa diharapkan Kampung Pink ini menjadi penggagas untuk Kampung Wisata lainnya di daerah Tangerang. “Kota Tangerang memang tidak memiliki destinasi wisata, tetapi ke depannya kampung-kampung tematik inilah yang akan dijadikan kampung wisata. Dalam proses pembangunannya kami dari Pemkot Tangerang akan terus mendukung warga untuk dapat berkreasi,” katanya.

Pada 3 November 2020, bertempat di Kelurahan Tanah Tinggi, Sekda Kota Tangerang, Herman Suwarman didampingi oleh Kepala Bappeda Kota Tangerang, Sugiharto Ahmad Bagja, beserta jajaran lainnya menghadiri acara simbolisasi penyerahan cat dari PT Propan Raya. Acara ini dihadiri pula oleh Direktur Propan Raya, Yuwono Imanto, dan segenap tim Corporate Branding dari Propan Raya.

Terdapat 404 unit rumah yang terdiri dari lingkup 4 RT dan 1 RW. Perusahaan cat tersebut menyediakan 119 ukuran cat besar setiap wadahnya berisikan 25 kg, ditambah 328 galon cat 4 kg warna putih, dan 328 galon 4 kg warna pink. Selain cat, juga diberikan tanaman hijau dan beberapa bantuan lainnya.

Propan Raya yang diwakili oleh Yuwono Imanto selaku Direktur Propan Raya menyampaikan bahwa ketertarikan Propan membantu Kampung Pink ini berlandaskan filosofi dan revolusi mental yang kuat dari Kampung Pink ini, dibantu Ibnu Jandi, Kampung Pink perlahan berubah menjadi lebih baik.

“Kedepannya kami akan terus men-support Kampung Pink ini agar masyarakatnya memiliki keterampilan tersendiri dalam mengecat sehingga menciptakan SDM yang unggul dan mandiri.” tambahnya.