Ketua DPD RI apresiasi kebangkitan industri otomotif

Nusarina Yuliastuti
·Bacaan 1 menit


Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengapresiasi kebangkitan industri otomotif RI yang diprediksi akan mampu meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal dan menekan angka pengangguran yang naik tajam karena COVID-19.

"Dengan demikian semua sektor manufaktur bergerak. Tentu saja diharapkan berdampak pada iklim investasi serta serapan tenaga kerja lokal," kata LaNyalla lewat keterangan resmi diterima di Jakarta, Jumat.

Mantan Ketua Umum PSSI itu mengatakan industri otomotif yang mulai bergerak diharapkan terus mendorong peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Baca juga: Menperin optimistis industri otomotif pacu pemulihan ekonomi nasional

Ketua Dewan Kehormatan Kadin Jawa Timur itu melanjutkan kebijakan penghapusan Pajak Pertambahan nilai Barang Mewah (PPnBM) pada pembelian mobil baru mulai terasa efeknya. Pasar industri otomotif mulai bergairah.

"Ini tentu menggerakkan roda produksi otomotif serta sektor pendukung bergerak karena sektor bergerak dari hulu sampai hilir," papar alumnus Universitas Brawijaya Malang tersebut.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo menyebutkan kebangkitan industri otomotif dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Saya ingin industri otomotif Indonesia segera bangkit setelah diterpa pandemi Covid-19. Keinginan saya juga, segera mempekerjakan lebih banyak lagi tenaga kerja dan juga ikut menggerakkan industri UMKM, dan juga segera bisa menaikkan ekspor kita ke negara-negara lain ke pasar global,” ujarnya saat membuka Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid Tahun 2021.

Baca juga: Order melonjak, Presiden Jokowi: Industri otomotif sudah bangkit lagi

Ditambahkan Presiden, pemerintah juga terus mendorong peningkatan tingkat komponen dalam negeri (TKDN).

“Pemerintah berharap kapasitas produksi industri otomotif dalam negeri bisa ditingkatkan dengan pemakaian kandungan lokal yang semakin tinggi. Vukan hanya mengurus pasar dalam negeri saja, tapi bergerak menggarap pasar-pasar ekspor,” tuturnya.