Ketua DPD RI: Selamat Gus Yahya terpilih jadi Ketum PBNU

·Bacaan 2 menit

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengucapkan selamat atas terpilihnya KH Yahya Cholil Staqut (Gus Yahya) sebagai Ketua Umum PBNU menggantikan KH Said Aqil Siroj.

"Saya mengucapkan selamat kepada Gus Yahya yang terpilih menjadi Ketua Umum PBNU. Saya optimistis beliau akan menjadi lokomotif organisasi besar ini dan mewujudkan harapan-harapan para muktamirin serta masyarakat Muslim pada umumnya," kata LaNyalla, dalam siaran persnya yang diterima di Surabaya, Jumat.

Gus Yahya terpilih sebagai Ketua Umum PBNU Periode 2021-2026 dengan hasil 337 suara, unggul dari petahana yang memperoleh suara 210 dengan abstain 1 pada Muktamar NU yang berlangsung di Lampung. Suara tersebut dihasilkan pada putaran kedua.

Baca juga: Ketua DPR harap PBNU jadi benteng kebinekaan dan keutuhan NKRI

LaNyalla yang sedang melakukan kegiatan reses di Jawa Timur bersyukur karena Muktamar NU berjalan cukup baik. Sebab, seluruh perhatian tertuju kepada proses pergantian pucuk pimpinan di organisasi NU tersebut.

"Kami berharap dengan terpilihnya ketua umum baru menjadi angin segar bagi perkembangan pembangunan Indonesia tanpa mengesampingkan nilai-nilai keislaman," kata LaNyalla.

Sebagai ormas terbesar, LaNyalla menilai masyarakat mengharapkan NU menjadi lokomotif kemajuan bagi umat Islam.

Baca juga: KSP: Terpilihnya Gus Yahya bukti regenerasi kepemimpinan di NU

"Terlepas dari berbagai hal yang melatarbelakanginya, saya berharap NU menjadi pemersatu bangsa dan berkontribusi pada pembangunan peradaban bangsa Indonesia," tutur LaNyalla.

Senator asal Jawa Timur itu berharap NU mampu menjawab tantangan zaman di mana saat ini teknologi berkembang cukup pesat yang sudah barang tentu memengaruhi mentalitas anak-anak Indonesia.

NU, kata LaNyalla, harus hadir membangun karakter bangsa agar tak tergerus oleh perubahan zaman.

"Perkembangan pesat era 4.0 harus disikapi dengan serius agar bagaimana anak-anak kita tetap memiliki pedoman teologis meski berada dalam situasi perkembangan zaman yang begitu cepat terjadi," ujar LaNyalla.

Baca juga: Muhaimin: Warga NU menanti kreasi nyata Kiai Miftah-Gus Yahya

Apalagi, kata dia, Indonesia akan memasuki era emas pada tahun 2045 di mana bonus demografi menjadi salah satu hal yang perlu disikapi secara serius.

"Tentu kami berharap NU bisa mengambil peran penting untuk membangun bangsa dan negara ini ke arah yang lebih baik," katanya.

LaNyalla mengucapkan terima kasih kepada Kiai Said Aqil Siroj yang telah memimpin PBNU.

"Kiai Said Aqil Siroj telah melakukan banyak hal selama memimpin PBNU. Sumbangsihnya tidak kecil. Saya doakan yang terbaik untuk beliau ke depannya," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel