Ketua DPP PKS minta menteri maju Capres 2024 mundur dari jabatan

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera meminta para menteri yang maju sebagai Calon Presiden 2024 agar mundur dari jabatannya.

"Semua menteri mesti fokus menjaga portofolionya," kata Mardani kepada wartawan di Jakarta Kamis.

Menurut Mardani, para menteri perlu fokus bekerja daripada disibukkan dengan pencalonan sebagai presiden. Menurut dia, akan lebih elegan mundur dari jabatan agar tidak mengganggu kerja pemerintah.

Baca juga: PKS targetkan 86 kursi DPR untuk Pemilu 2024

"Kerja keras saja belum tentu berhasil apalagi tidak fokus. Mundur merupakan langkah elegan," kata anggota Komisi II DPR RI itu.

Pengunduran diri menteri dari jabatannya yang maju sebagai calon presiden harus disadari sebagai etika berpolitik bukan hanya karena ada aturan yang mengatur, paparnya.

Menurut Mardani, presiden merupakan seorang negarawan. Kalau dalam proses mencalonkan diri menjadi presiden ternyata tidak menunjukkan kenegarawanan, maka sosok tersebut tidak layak menjadi presiden.

Baca juga: Syaikhu: Daftar hari pertama tunjukkan PKS siap mengikuti Pemilu 2024
Baca juga: PKS daftar ke KPU dengan pawai kebudayaan Betawi

"Mundur lebih ke etika, aturan masih bisa disiasati, presiden itu negarawan. Kalau prosesnya sudah menunjukkan bukan negarawan bagaimana layak untuk dipilih," kata Mardani.

Untuk diketahui, Pasal 170 ayat (1) UU Pemilu mengatur pejabat negara yang dicalonkan partai politik peserta pemilu atau gabungan partai politik sebagai calon presiden atau calon wakil presiden harus mengundurkan diri dari jabatannya

Kecuali, presiden, wakil presiden, pimpinan dan anggota MPR RI, pimpinan dan anggota DPR, pimpinan dan anggota DPD, gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel