Ketua DPR Minta Pemerintah Persiapkan Mudik dengan Baik: Jangan Lagi Macet 20 Jam

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah mengantisipasi terjadinya macet parah saat mudik lebaran 2022. Pemerintah diminta memfasilitasi masyarakat yang aman mudik sebaik mungkin.

"Segala persiapan dan langkah antisipasi harus disiapkan pemerintah sebaik dan sedini mungkin, agar masyarakat bisa mudik dengan selamat dan tenang. Siapkan skenario terburuk jika terjadi kemacetan parah di luar prediksi," ujar Puan di Jakarta, Selasa (19/4).

Kementerian yang terlibat harus mempersiapkan infrastruktur dan prasarana yang memadai bagi pemudik. Diprediksi akan ada 80 juta pemudik, 14 juta berasal dari Jabodetabek. Antusiasme masyarakat ini wajar karena sudah 2 tahun diimbau tidak mudik karena pandemi Covid-19.

Puan mengingatkan jangan sampai terjadi kemacetan hingga 20 jam di tol seperti tahun 2016 yang sampai memakan korban jiwa.

"Jangan sampai karena kurangnya persiapan, terjadi lagi kemacetan hingga 20 jam di dalam tol dan memakan korban jiwa seperti pada 2016 lalu," jelas mantan Menko PMK ini.

Aparat keamanan diminta bekerjasama dengan tenaga kesehatan di posko-posko mudik, termasuk di stasiun kereta api, pelabuhan, bandara, terminal bus, dan di jalur-jalur darat. Agar memudahkan masyarakat apabila membutuhkan pertolongan pertama saat mudik.

"Pengawasan terhadap pembatasan operasional angkutan barang selama mudik Lebaran di jalan tol dan non-tol yang ditentukan juga harus ketat agar pemudik merasa lebih aman dan nyaman," ujar Puan.

Puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada 28-30 April 2022. Puan mengimbau masyarakat mempersiapkan keberangkatan dengan mempertimbangkan waktu terbaik.

"Perhatikan syarat perjalanan di masa pandemi Covid-19 dengan baik dan juga bawa bekal yang cukup selama di perjalanan," ujar Ketua DPP PDIP ini.

Kebijakan pemerintah memperbolehkan anak di bawah 18 tahun mudik diapresiasi. Puan berpesan agar orang tua terus mengawasi anaknya agar disiplin protokol kesehatan.

"Kita juga optimistis, dengan tingkat antibodi masyarakat yang sudah cukup tinggi, pandemi Covid-19 di Indonesia akan membaik sehingga masyarakat bisa lebih tenang saat bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman," kata Puan.

Lebih lanjut, Puan menilai tradisi mudik Lebaran akan menjadi stimulus yang semakin mendorong pemulihan ekonomi.

"Mudik Lebaran akan meningkatkan pariwisata daerah. Termasuk juga akan kian menggerakkan UMKM lokal saat pemudik berbelanja oleh-oleh. Tapi tentunya, mobilitas tinggi masyarakat harus dibarengi dengan ketatnya protokol kesehatan," tandasnya. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel