Ketua DPR Tidak Otomatis Jatuh ke Partai Pemenang Pemilu

Azis Syamsuddin Sebutkan Alasan Menkumham Harus Sahkan Pengurus Munas Bali

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Azis Syamsuddin mengatakan, setiap anggota dewan perwakilan rakyat memiliki hak menjadi Ketua DPR. Untuk itu ia menilai, Ketua DPR yang sebelumnya jatuh secara otomatis kepada partai pemenang pemilihan umum adalah cara yang salah.

"Ketua DPR harus dipilih melalui seluruh kader partai yang duduk di parlemen," kata Azis di gedung DPR, Jakarta, Rabu (27/8/2014).

Politisi Golkar itu mengatakan, pada 2009 lalu yang menempatkan Ketua DPR dari partai pemenang pemilu adalah salah. Harusnya, pada saat 2009 Ketua DPR dipilih langsung oleh anggota DPR.

"Kenapa di tahun 2009 itu secara otomatis, itu yang salah. Secara otomatis itu baru 2009, sebelumnya itu dipilih," ujarnya.

Masih kata Azis, dalam rangka membangun demokrasi secara utuh, maka kepemimpinan DPR itu harus dipilih oleh seluruh anggota. Untuk itu pada periode Ketua DPR 2014-2019 harus dipilih para anggota DPR.

"Karena setiap anggota mempunyai hak yang sama dalam memilih dan dipilih secara hak konstitusi," ucapnya.

Baca Juga:

Ketua DPR Tidak Otomatis Jatuh ke Partai Pemenang Pemilu

Penghuni Lapas Madiun Kendalikan Narkoba di Kediri

Tukang Kebun Ditemukan Membusuk