Ketua DPW PAN Jateng Sekaligus Mantan Rektor Uhamka Suyatno Meninggal

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Tengah Suyatno meninggal dunia. Ia tutup usia setelah menderita penyakit yang dideritanya.

"PAN kembali berduka. Ketua DPW PAN Jawa Tengah, Prof Suyatno meninggal dunia. Sebelumnya sempat dirawat di Rumah Sakit Islam Muhammadiyah dan di RSCM. Setelah berjuang melawan sakit yang dideritanya, akhirnya beliau mendahului kita semua," kata Ketua DPP PAN Saleh Daulay kepada wartawan, Minggu (10/10/2021).

"Beliau adalah orang baik. Pekerja keras. Tidak pernah menyerah. Banyak menorehkan prestasi," sambungnya.

Menurutnya, Prof Suyatno adalah kader dan aktivis militan Muhammadiyah. Selain menjadi rektor beberapa kali di Uhamka, ia juga ikut membantu membina berbagai universitas Muhammadiyah lain di berbagai daerah. Berkat kegigihannya, Uhamka berkembang cukup pesat.

Saleh menambahkan, Muhammadiyah secara formal juga menugaskannya untuk membantu kampus-kampus lain. Terakhir, Suyatno berkhidmat sebagai rektor Universitas Muhammadiyah Bandung.

"Prof Yatno itu orang baik. Suka senyum dan ramah pada semua orang. Tidak heran jika beliau terpilih menjadi bendahara umum PP Muhammadiyah pada muktamar yang lalu. Dedikasi dan pengorbanannya sudah terbukti. Saya kira, semua yang mengenal beliau pasti akan memberikan kesaksian bahwa beliau memang orang baik," kata Saleh.

Rajin ke daerah

Selain itu, Suyatno pernah menjadi caleg DPR RI lewat PAN. Meskipun aktif di Muhammadiyah, namun ikatan emosional ideologis Suyatno tetap tertata baik dengan PAN.

"Itulah mungkin sebabnya, ketika kemarin diminta untuk menjadi ketua DPW PAN Jateng, beliau bersedia. Bahkan, rela untuk aktif secara total dalam melakukan konsolidasi di Jawa Tengah. Beliau termasuk ketua DPW yang paling rajin turun ke daerah. Dan laporan-laporan kunjungannya selalu disampaikan kepada DPP PAN," kata Saleh.

"Kami semua terkejut. Ternyata beliau sakit keras. Dan hari ini, beliau dipanggil Allah SWT. Insya Allah, beliau husnul khatimah dan seluruh kiprah dan perjuangannya semasa hidup bernilai ibadah, amin," pungkasnya.

Reporter: Muhammad Genantan Saputra

Sumber: Merdeka.com

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel