Ketua FPI Habib Rizieq Bantah Dikepung di Pesawat

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hasanuddin Aco

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq, membantah ikut dalam rombongan FPI yang dikepung ratusan massa Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah.

Seperti diberitakan sebelumnya, rombongan FPI dihadang sekitar 800 orang dari Suku Dayak di Bandara Udara Cilik Riwut Palangkaraya, Sabtu (11/2/2012).
Akibatnya, rombongan FPI tetap berada di dalam pesawat Sriwijaya Airlines dan diterbangkan ke Banjarmasin untuk seterusnya pulang ke Jakarta.

Saat dikonfirmasi di Jakarta, Rizieq, menduga ada oknum yang sengaja memainkan kejelekan hubungan tersebut untuk memprovokasi warga Dayak dengan tujuan adu domba.

Dalam hal ini, Habib menuding Gubernur Kalteng dan Kapolda Kalteng terlibat dalam pengerahan warga Dayak.

“Gubernur Kalteng, Teras Narang, punya hubungan sangat buruk dengan FPI. Dua hari lalu, via media lokal, Yansen Binti, kerabat Gubernur Kalteng menebar ancaman terhadap FPI dan Kapolda Kalteng beri pernyataan tidak mau bertanggung jawab”, tegas Habib, seperti dikutip dari laman fpi.or.id, Minggu (12/2/2012).

Menurut Rizieq, pengurus FPI yang ada di pesawat waktu itu adalah Sekjen, Wasekjen, Ketua Bidang Da’wah dan Panglima LPI.

Rizieq diberitakan tidak hadir karena sedang sakit. "Mereka dikepung tanpa alasan yang jelas," kata Rizieq.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.