Ketua ICMI wakaf tanah 5.000 meter untuk program Desa Cendekia

Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Pusat Arif Satria mewakafkan tanahnya seluas 5.000 meter untuk program Desa Cendekia yang akan menjadi sentra pembelajaran pembangunan.

Wakaf tanah dari Arif Satria diserahkan kepada ICMI Orwilsus Bogor pada saat halal bihalal ICMI Orwilsus Bogor dan Kahmi Bogor di Markas Jimmy Hantu, Tamansari Kabupaten Bogor, Minggu, sebagai pilot proyek program Desa Cendekia.

"Untuk itu saya minta Bogor menjadi yang pertama dalam pembentukan desa cendekia ini. Bayangkan punya satu desa 'learning centre', bukan karena ada logonya tapi ada karyanya, subtansinya ada jejak kaki dari ICMI di masyarakat, cendekiawan bukan gelar, tapi orang yang punya pengetahuan dan keberpihakan," kata Arif dalam sambutannya.

Arif mengatakan ICMI mendorong setiap daerah memiliki desa cendekia dengan membangun sentra pembelajaran desa agar kemajuan dan kekuatan bangsa tercipta dari penduduk yang semakin cerdas di wilayah.

Baca juga: ICMI dorong setiap daerah memiliki Desa Cendekia

Dia menegaskan bahwa ICMI harus inspiratif dan inovatif, karena transformasi ada di desa. Perhatian harus mulai tertuju ke desa salah satunya, merujuk hasil penelitian kesalahan data di desa mencapai 47 persen, sehingga perlu ada pendampingan ke masyarakat melalui sentra pembelajaran desa sebagai titik refleksi kemajuan bangsa.

Menyambut program Desa Cendekia ini, Ketua ICMI Orwilsus Bogor Aceng Hidayat mengaku sangat terbantu dengan banyak anak-anak muda militan dalam kepengurusan ICMI Bogor.

Aceng mengaku sudah menyiapkan langkah taktis ICMI Orwilsus Bogor ke depan.

"Untuk progres ICMI Orwilsus Bogor saat ini adalah kita tengah menyiapkan sekretariat, website, database, signage, koperasi, dan traning keicmian," jelasnya.

Sedangkan Presidium Korps Alumni HMI (Kahmi) yang diwakili Sugeng Wiyono mengaku bahwa peran Kahmi dan ICMI sangat sinergis. Kahmi sebagai umat dan ICMI sebagai wadah implementasinya.

"ICMI untuk pertanian itu cukup baik. Apalagi Bogor berbasis pertanian dengan IPB sebagai peran besar di bidang pertanian," kata Sugeng.


Baca juga: Bamsoet tegaskan ICMI kumpulan cendekiawan menguasai Iptek

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel