Ketua LMK sebut anak jadi korban tewas pada kebakaran di Cipayung

Ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) RW 03 Kelurahan Cilangkap, Fatih Baihaqi mengkonfirmasi seorang anak meninggal dunia pada kebakaran di Jalan Masjid Al Khoir, RT07/RW03, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Rabu dini hari.

Fatih mengatakan korban bernama Sultan Saquile Apparel (6) meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Baca juga: Ibu dan anak korban kebakaran di Cipayung meninggal dunia

"Tadi Maghrib dapat informasi pukul 18.00 WIB anaknya meninggal dunia," kata Fatih Baihaqi di Jakarta, Rabu malam.

Fatih menambahkan untuk kondisi ibu korban Tiana Migasari (40) masih menjalani perawatan intensif di RSCM, Jakarta Pusat.

"Ibunya pun jantungnya sempat berhenti kemudian dibantu sama dokter, pacu jantung akhirnya sadar kembali," ujar Fatih.

Rencananya, jenazah akan dimakamkan pada Kamis (15/9) di Taman Pemakaman Umum (TPU) Cilangkap yang juga menjadi lokasi pemakaman almarhum ayahnya, Syaiful (40), yang juga menjadi korban dalam kebakaran tersebut.

"Jenazah besok akan tetap diurus pagi, sekitar jam 09.00 WIB gali lubang selesai Insya Allah langsung dikebumikan jam 10.00 WIB,"

Sebelumnya, Camat Cipayung Panangaran Ritonga menyebutkan ibu dan anak menjadi korban meninggal dunia pada kebakaran tersebut.

Baca juga: Korban meninggal kebakaran di Cipayung ingin bangun pesantren

Namun berdasarkan informasi terbaru dikonfirmasi bahwa hanya anak yang meninggal dunia pada kebakaran tersebut.

Dikabarkan satu orang warga tewas dalam musibah kebakaran di Jalan Masjid Al Khoir, RT 07/RW 03, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, pada Rabu dini hari sekitar pukul 04.15 WIB.

Korban tewas atas nama Syaiful (40) yang merupakan kepala keluarga. Korban tewas saat mendapatkan perawatan di rumah sakit akibat luka bakar dan terpapar asap kebakaran.

Berdasarkan hasil penelusuran sementara oleh Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur diduga kebakaran akibat korsleting pada rumah korban lalu menjalar ke bagian sofa dan membesar.

"Pemilik rumah terbangun karena mencium bau asap yang berasal dari ruang keluarga, yang berasal dari meja dan sofa, karena asap sudah mengepul pemilik rumah mencoba keluar melalui jendela dan memecahkan kaca," ujar Kasi Operasional Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Gatot Sulaeman.

Baca juga: Dua korban kebakaran di Cipayung masih dirawat di rumah sakit