Ketua MUI: Al Quran memberi pembelajaran kepada umat manusia

·Bacaan 1 menit

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Syaiful Zohri mengatakan Al Quran di turunkan ke bumi guna memberikan pembelajaran bagi umat manusia.

"Al Quran diturunkan secara bertahap dari langit paling atas kemudian ke langit bumi dan terakhir ke bumi sebagai pembelajaran umat manusia melalui Nabi Muhammad SAW yakni turun surat Al-Alaq ayat 1 sampai ayat 5" katanya, Senin malam, saat mengisi tausiyah malam Nuzulul Quran 1443 Hijriah di masjid Agung Sungailiat.

Dikatakan, dalam surat Al Quran yang pertama kali turun tersebut memberikan pembelajaran membaca bagi umat manusia di muka bumi.

"Surat Al-Alaq turun tepat pada malam 17 Ramadhan di Gua Hira yang saat itu bertepatan dengan perang Badar," ujarnya.

Baca juga: Ketum Partai Golkar: Nuzulul Qur'an momentum bangun budaya literasi

Baca juga: Ketua DPR: Peringatan Nuzulul Quran bisa jadi spirit umat Islam

Allah SWT sengaja menurunkan isi Al Quran sebanyak 30 juz atau 1,4 juta huruf secara bertahap ke muka bumi melalui Nabi Muhammad SAW, kata Syaiful Zohri agar manusia pintar memahami isi terkandung dalam Al Quran.

"Allah SWT tidak terlebih dahulu mengajarkan tentang ibadah melainkan menyuruh atau mengajarkan umat manusia dengan membaca sebagaimana dalam surat Al-Alaq," ujarnya.

Dijelaskan, dalam membaca Al Quran itu secara tersirat dan tersurat karena ada ayat-ayat Al Quran yang dibacakan secara tersirat seperti contoh membaca sampai mengkhatamkan juz 30.

"Saya berharap melalui malam Nuzulul Quran 1443 hijriah, mengingatkan kembali seluruh Umat Muslim di dunia untuk berpegang teguh pada Al Quran sebagai pedoman hidup," katanya.*

Baca juga: JIC gelar ngabuburit sambil khatam Al-Quran mulai Senin

Baca juga: Ketua MUI Papua: Jadikan Alquran sebagai pedoman hidup keseharian

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel