Ketua Pelaksana: Kami Akan Meminta Arahan Presiden Jokowi Soal Formula E

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Pelaksana Formula E Ahmad Sahroni mengatakan, pihaknya akan meminta arahan Presiden Joko Widodo. Setelah kepanitiaan dan sirkuit penyelenggaraan Formula E diputuskan.

"Setelah semua clear, dan kepanitiaan terbentuk serta venue diputuskan, kami akan menghadap presiden, memberi laporan sekaligus meminta arahan," ujar Sahroni kepada wartawan, Sabtu (27/11/2021).

Sekjen Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini menuturkan, Presiden Jokowi harus mengetahui perkembangan Formula E. Sebab acara balap mobil listrik ini merupakan agenda besar negara.

"Ini acara besar negara, sehingga sangat penting untuk bapak Presiden tahu updatenya," kata Sahroni.

Dalam waktu dekat, Sahroni akan berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tujuannya, meminta KPK untuk mengawasi semua proses penyelenggaraan Formula E.

"Dalam waktu dekat pimpinan OV Formula E akan bertemu dengan KPK. Berkordinasi dan meminta KPK ikut serta mengawasi semua proses," ujar politikus Nasdem ini.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Alberto Longo Akan Temui Presiden

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengatakan, penentuan lokasi sirkuit Jakarta E-Prix 2022 atau Formula E tetap dilakukan IMI sebagai kepanjangan tangan dari Fédération Internationale de l'Automobile/FIA (Federasi Olahraga Mobil Dunia).

Lima lokasi yang sudah disurvei oleh pihak Formula E sebagai tempat penyelenggaraan adalah Jalan Jenderal Sudirman, kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), JIEXPO Kemayoran, kawasan Jakarta International Stadium (JIS) dan kawasan Ancol.

Bamsoet, sapaan Bambang menyampaikan Alberto Longo sebagai Co-Founder sekaligus Chief Championship Formula E Operations (FEO) berharap dapat bertemu Presiden Joko Widodo atas permohonan Gubernur Anies Baswedan. Tujuannya untuk meminta arahan terkait lokasi mana yang paling tepat untuk lokasi sirkuit Formula-E, mengingat ini adalah event internasional. Dia menilai keinginan Longo bertemu Jokowi merupakan hal yang wajar.

"Salahnya dimana? Justru saya menilai hal itu merupakan bentuk penghormatan Alberto kepada Bapak Presiden, sebagaimana dia melakukannya di beberapa negara," kata Bamsoet dalam keterangannya, Jumat (26/11/2021).

Politikus Golkar ini bilang, IMI berkepentingan menjaga kepercayaan organisasi otomotif dunia atas agenda balap internasional yang sudah ditetapkan di Indonesia berjalan dengan baik.

"Masalah hukum bukan urusan kami. Silahkan para penegak hukum memprosesnya sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku," ujarnya.

Dari lima lokasi yang telah disurvei, menurutnya yang paling tepat sebagai sirkuit Formula E adalah kawasan Ancol.

"IMI, Alberto dan Jakpro yang nantinya akan bertanggungjawab mengambil keputusan dalam menentukan lokasi sirkuit Jakarta E-Prix 2022," jelasnya.

Reporter: Ahda Bayhaqi

Sumber: Merdeka.com

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel