Ketua PMI Jakbar ajak warga bantu korban gempa Cianjur

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Barat Becky Mardani mengajak warga menyumbang dalam bentuk uang atau barang melalui posko resmi bentukan PMI yang berlokasi di Jalan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan untuk korban gempa bumi Cianjur, Jawa Barat.

"Kita juga open donasi untuk warga yang mau menyumbang. Sumbang bisa berupa uang atau barang berharga apapun," kata Becky saat dihubungi di Jakarta, Selasa.

Becky mengatakan tujuan pembukaan posko ini untuk memfasilitasi warga yang ingin terlibat membantu saudara-saudaranya yang sedang tertimpa musibah.

Nantinya, donasi yang sudah terkumpul akan dikirim ke lokasi bencana pada Sabtu (26/11) mendatang.

Tidak menutup kemungkinan posko donasi tersebut akan terus dibuka bahkan setelah tanggal 26 November mendatang.

"Kita lihat kondisi kedepannya," ucap Becky.

Sebelumnya, PMI Jakarta Barat telah mengirim tiga tim medis ke Cianjur untuk membantu proses pengobatan korban gempa bumi.

Tim pertama yang berangkat hari ini terdiri dari belasan relawan yang bertugas sebagai tenaga medis dan penyedia logistik.

Tim kedua direncanakan akan berangkat pada Kamis (22/11) terdiri petugas logistik, petugas ambulans, relawan dan psikoterapi.

Selanjutnya, tim ketiga akan berangkat pada Sabtu (26/11) yang terdiri dari petugas logistik, tenaga medis, dan psikoterapi.

Becky menambahkan nantinya tim satu dan tim lain akan bergantian selama bertugas di Cianjur. Namun, tidak menutup kemungkinan mereka bisa bertahan lebih lama di lokasi.

"Tergantung situasi dan kondisi," jelas dia.

Tidak hanya bantuan tenaga medis, pihaknya juga memastikan siap membantu pasokan darah jika dibutuhkan.

Namun demikian, Becky mengaku PMI Jakarta Barat belum menerima permintaan pengiriman kantong darah untuk korban gempa di Cianjur.

"Kita siap berikan sesuai dengan permintaan," jelas dia.

Dengan bantuan ini, dia berharap penanganan medis bisa berjalan dengan maksimal sehingga korban luka akibat gempa bisa pulih dengan cepat.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengonfirmasikan hingga Senin (21/11) malam pukul 21.30 WIB, sebanyak 162 orang meninggal dunia akibat gempa dengan kekuatan 5,6 SR di Kabupaten Cianjur.
Baca juga: PMI Jakbar kirim bantuan tenaga medis ke lokasi gempa Cianjur
Baca juga: PMI se-Jabar dan DKI Jakarta bantu proses pencarian korban gempa
Baca juga: PMI siap terjunkan Hagglund menuju daerah terisolasi di Cianjur