Ketua PN Serang Dilaporkan ke KY

Jakarta (ANTARA) - LBH APIK akan laporkan Hakim Naisyah Kadir dan Ketua Pengadilan Negeri Serang Sumartono ke Badan Pengawasan Mahkamah Agung dan Komisi Yudisal (KY) karena mengabaikan Perma Nomor 2 Tahun 2012 tentang Penyesuaian Batasan Tindak Pidana Ringan dan Jumlah Denda dalam KUHP.

Dalam siaran persnya, Jumat, LBH APIK mengungkapkan Pengadilan Negeri Serang menggelar persidangan kasus percobaan pencurian yang diduga dilakukan IN usia 16 tahun, MAD usia 16 tahun dan AD usia 15 tahun pada Rabu (20/2).

Ketiga anak tersebut mencoba mencuri di warung milik Sohari yang berlokasi di Jl Syech Nawawi RT 01/04 Lingkungan Parung Kelurahan Penancangan Kecamatan Cipocok Jaya, Serang.

LBH APIK Banten yang mendampingi IN dan MAD mempertanyakan sikap Hakim Naisyah Kadir yang mengabaikan Perma Nomor 02 Tahun 2012.

Berdasarkan Perma tersebut, kasus ini seharusnya diperiksa, diadili dan diputus dengan Acara Pemeriksaan Cepat dan terdakwa tidak ditahan, karena hanya baru melakuakan percobaan pencurian.

"Jadi belum ada kerugian sama sekali. Jika sudah melakukan pencurian, namun nilainya dibawah Rp2,5 juta juga harus menggunakan Acara Pemeriksaan Cepat dan terdakwa tidak dikenakan penahanan," kata Sarah Dena Putri, kuasa hukum IN dan MAD.

Menurut Sarah, Hakim Naisyah semestinya tunduk dan menjunjung tinggi Perma Nomor 2 Tahun 2012 ini.

Pemeriksaan kasus tersebut dipaksanakan dengan menggunakan Acara Pemeriksaan Biasa dan atas kedua terdakwa tersebut dilakukan penahanan.

Untuk itu, LBH APIK Banten akan melaporkan Hakim Naisyah Kadir dan Ketua Pengadilan Negeri Serang Sumartono ke Badan Pengawasan Mahkamah Agung dan Komisi Yudisal.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.