Ketua PSSI Melepas Kepergian Sang Ibu dengan Ikhlas

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Bandung - Isak tangis mewarnai pemakaman ibunda Ketua PSSI, Mochamad Iriawan, Almarhumah Hj. Laila Solihaty binti Herman Karl Schneider di TPU Sirnaraga, Kota Bandung, Selasa (1/6/2021) siang.

Pengurus PSSI, Iwan Budianto, Sekjen PSSI Yunus Nusi, Ferry Paulus, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, Kuswara S. Taryono, juga Direktur utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, juga hadir dalam pemakaman tersebut.

Ibunda Ketum PSSI itu wafat di usia 80 tahun Senin (31/5/2021) pukul 21.15 WIB di Rumah Sakit Medistra Jakarta. Sebelumnya almarhumah menjalani perawatan di rumah sakit akibat kondisi kesahatannya yang terus menurun.

"Setelah hari raya kedua masuk rumah sakit sampai meninggal tadi malam, sakit yang diderita almarhum infeksi karena sudah sepuh dan memang agak sulit. Ibu juga punya ginjal, ternyata sudah lama," terang Iwan Bule, sapaan akrab Mochamad Iriawan di rumah duka di perumahan Alamanda Dago Permai, Jalan Tubagus Ismail, Kota Bandung.

"Ibu juga sudah sepuh dan sudah pasrah sehingga tidak dirasa. Kalau sebulan sebelumnya tahu mungkin beda cerita, tapi semua diatur sama yang Kuasa, kami ikhlas. Waktu kongres PSSI pun saya hampir tidak ikut tapi saya tetap ikut setelah itu langsung ke rumah sakit. Dan tadi malam saya menunggu dari jam 4," tambah Iwan Bule.

Ucapan Duka

Ketua PSSI, Mochamad Iriawan, memberikan sambutan saat Kongres PSSI di Hotel Raffles, Jakarta, Sabtu (29/5/2021). (Foto: Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Ketua PSSI, Mochamad Iriawan, memberikan sambutan saat Kongres PSSI di Hotel Raffles, Jakarta, Sabtu (29/5/2021). (Foto: Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Komisaris PT PBB, Umuh Muchtar menyampaikan duka yang mendalam atas wafatnya ibu tercinta Iriawan.

"Kami semua pasti pasti berduka, saya tahu persis Pak Iwan sangat menyangi Ibundanya. Pak Iwan pasti sangat terpukul karena diantara keluarga Pak Iwan paling dekat dengan ibunya," kata Umuh.

"Saya juga baru lihat seorang jendral menangis terus ditinggalkan ibu yang paling disayanginya," tambah mantan manajer Persib itu.

Video

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel