Ketua regu diminta maksimal dalam dampingi jamaah haji

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung minta Ketua regu (Karu) maksimal dalam mendampingi jamaah calon haji mulai berangkat sampai kembali ke Tahan Air agar pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar.

"Saya minta Karu yang dipilih dari jamaah calon haji dapat mendampingi bagi jamaah calon haji yang lain baik masih dalam asrama haji maupun saat di Tanah Suci Mekkah dan kembali lagi ke Tanah Air," kata Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Bangka Suparhun di Sungailiat, Senin.

Dia mengatakan jamaah calon haji asal Kabupaten Bangka yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah sebanyak 115 orang dan menetapkan 10 Karu.

"Masing-masing Karu mendampingi 11 sampai 12 orang jamaah calon haji yang nantinya membantu segala sesuatu yang dibutuhkan seperti konsumsi, menyampaikan dan memberikan informasi masalah kegiatan di Tanah Suci Mekkah," ujarnya.

Baca juga: Telkomsel buka posko haji di Indonesia dan Arab Saudi

Baca juga: Pemberangkatan 21 calon haji Kabupaten Tangerang tertunda

Karu adalah jamaah calon haji yang dipercaya dalam kelompok untuk memimpin regunya, tugas pokok dari ketua regu adalah membantu pelaksanaan tugas ketua rombongan sebagai pembantu tugas Tim Pemandu Haji Indonesia (TPIHI) dan Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI).

Fungsi Karu meneruskan informasi atau pengumuman dari ketua rombongan dan petugas kloter mengatur, membantu dan menjaga anggota regunya agar tetap utuh, aman, tertib dan lancar selama dalam perjalanan melaksanakan ibadah haji serta menyelesaikan atau melaporkan permasalahan pada ketua rombongan.

"Selain 10 orang Karu, dipilih juga tiga orang sebagai ketua rombongan (Karom) yang membawahi Karu dan jamaah calon haji," jelasnya.

Menurutnya, 10 orang yang dipercaya menjadi Karu masing-masing Sirahman, Sudirman, Ahmad Yani, Ari Wibowo, Rusdi, Hairul, As'At, Minto, Ahmadi Hidayat dan Andi Sutikno. Sedangkan tiga orang jamaah calon haji yang dipilih menjadi ketua rombongan yakni Sukirman, Heru Suprayitno dan Asmawie Alie.

"Saya berharap kepada Karu dan Karom dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik sehingga jamaah calon haji tindak mengalami kendala mulai berangkat ke Tanah Suci Mekkah sampai kembali ke Tanah Air," kata dia.

Karom dipilih dari salah satu jamaah calon haji yang dipercaya mengetahui seluruh jamaah calon haji. Karu dan Karom selalu bersama dengan jamaah calon haji selama di Tanah Air maupun di Mekkah.

Usia tertua jamaah calon haji asal Kabupaten Bangka yakni 64 tahun delapan bulan 22 hari dan termuda berusia 25 tahun enam bulan 27 hari.*

Baca juga: Ungkapan bahagia jamaah haji asal Tangerang bisa ke Tanah Suci

Baca juga: Kloter pertama JCH asal kabupaten Tangerang diberangkatkan Senin

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel