Ketua RT dan Keluarga COVID-19, Satu Kampung di Bekasi Lockdown

·Bacaan 1 menit

VIVA – Satu RT di Kampung Pasir Randu Asem RT 11 RW 06, Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi terpaksa dites swab antigen. Hal ini diakibatkan, kepala rukun tetangga (RT) dan keluarganya terpapar virus COVID-19, Minggu 31 Mei 2021.

Ketua RT Asdi (45 tahun) bersama istri dan dua anaknya itu dinyatakan positif COVID-19. Penularan mereka saat ini tengah dilakukan tracing oleh petugas Satgas COVID-19 Kabupaten Bekasi.

"Kampung Serang Baru menerapkan lockdown mikro, karena ketua RT dan keluarganya terpapar COVID-19," kata Kapolres Metro Bekasi Kabupaten, Kombes Hendra Gunawan, Minggu 31 Mei 2021.

Untuk memudahkan tracing penyebaran virus, Hendra mengatakan, telah mendirikan posko tes swab antigen gratis. "Sasaran pemeriksaan untuk warga di lokasi ini," katanya.

Dari ratusan warga yang di lakukan tes swab antigen, Hendra mengatakan, ditemukan satu warga yang terpapar juga dan langsung di evakuasi petugas ke rumah sakit yang telah di tunjuk petugas kesehatan. "Sudah kami evakuasi ke rumah sakit," jelasnya.

Sedangkan, kata Hendra, untuk Ketua RT bersama keluarganya yang positif COVID-19, menjalani isolasi mandiri. Namun, petugas tetap melakukan pemantauan.

"Termasuk memberikan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari untuknya," jelas Hendra.

Sejauh ini, berdasarkan catatan dari pikokabsi.bekasikab total secara keseluruhan sejak awal penyebaran COVID-19 sudah mencapai 26.188 orang yang positif. Kemudian, yang sembuh 25.504 orang, lalu angka kematian mencapai 272 orang.

Sedangkan, mereka yang masih menjalani perawatan sebanyak 116 orang, dan yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 296 orang. Kini, pemerintah Kabupaten Bekasi tengah membidik pekerja di kawasan Cikarang untuk melakukan vaksinasi. Dan sudah 1.933 pekerja yang sudah menjalani vaksinasi gotong rotong.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel