Ketua RT Rumdin Kadiv Propam: Decoder CCTV Pos Sekuriti Diganti Pasca Baku Tembak

Merdeka.com - Merdeka.com - Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto menegaskan Closed Circuit Television (CCTV) di rumah dinas Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo sudah dua pekan rusak. Hal itu menjawab pertanyaan khalayak terkait saksi bisu saat insiden penembakan antara Brigadir J dan Bharada E.

Namun, Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat mengungkap decoder CCTV yang terpasang di pos sekuriti diganti usai insiden penembakan tersebut.

Pantauan di lokasi, CCTV terpasang di sejumlah sudut Kompleks Polri RT 5 RW 1, Duren Tiga Jakarta Selatan.

Salah satunya terletak di Pos sekuriti, adapun jarak dengan Rumah Dinas Kadiv Propam Polri hanya selemparan batu.

Rumah itu baru-baru ini menjadi sorotan usai insiden baku tembak antar personel Porli pada Jumat (8/7) sekira pukul 17.00 Wib. Insiden menewaskan seorang anggota Polri berinisial J dengan pangkat Brigadir.

Ketua RT 05 RW 01 Irjen Pol (Purn) Seno Sukarto menerangkan, setiap sudut jalan dilengkapi CCTV termasuk di ruas jalan kediaman Irjen Ferdy Sambo.

"RT di sini punya CCTV seperti di jalan situ, kalau CCTV di rumah saya tidak ini, karena itu kewenangan masih-masing (pemilik rumah)," kata Seno saat di sambangi, Rabu (13/7).

Seno memastikan seluruh CCTV dalam kondisi baik termasuk yang ada di sekira pos sekuriti.

"Di luar masih aktif. Saya tidak tahu kalau di dalam (Rumah Irjen Ferdy Sambo)," ujar dia.

Namun, Seno menyebut decoder CCTV yang ada di pos sekuriti diganti oleh sejumlah orang tak berseragam pada Sabtu kemarin. Sementara itu, sekuriti menyampaikan kepada pihak RT pada Senin, (11/7).

"(Siapa yang ganti) dari mereka. Saya tahunya hari Senin," ujar dia.

Seno mengaku tak mengetahui alasan decoder CCTV di pos sekuriti diganti. Sepengetahuan, memang ruang kontrol CCTV yang terpasang di RT 05 berada di pos sekuriti.

"Saya tanya sama satpam, ya dia aja nggak tahu diganti yang baru alatnya ininya itu. Ya mungkin, karena semua CCTV sini kan pusatnya di pos," ujar dia.

Reporter: Ady Anugrahadi/Liputan6.com [rhm]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel