Ketua umum PBSI resmikan fasilitas bulu tangkis BPKP

·Bacaan 1 menit

Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Agung Firman Sampurna meresmikan fasilitas olahraga bulu tangkis yang dibangun oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di kantor pusat yang berlokasi di Jakarta Timur, Selasa.

Dalam kesempatan ini, Agung mengapresiasi langkah positif BKPP dan berharap tindakan serupa dapat diikuti instansi lain.

"Kami berterima kasih kepada Kepala BPKP dan jajarannya atas antusisame ini dan PBSI membuka diri untuk mendorong agar bulu tangkis semakin dicintai rakyat Indonesia," kata Agung lewat keterangan resmi BPKP di Jakarta.

Baca juga: PBSI nilai performa timnas bulu tangkis di Hylo memuaskan

Menurut pria yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI ini, arena bulu tangkis yang dimiliki BPKP sudah sangat baik, sehingga harus dibarengi dengan pranata atau metode latihan yang dikelola secara baik.

Sehingga nantinya tak menutup kemungkinan terdapat atlet bulu tangkis yang berasal dari BPKP.

"Mari kita gunakan lapangan ini dengan sebaik-baiknya agar para pegawai lebih segar dan siapa tahu, dari lapangan ini bisa muncul atlet kelas dunia sekaliber Jonatan Christie dan Anthony Ginting," ucapnya.

Sementara itu, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh juga berterima kasih kepada jajaran PBSI yang telah menyempatkan diri untuk meresmikan lapangan bulu tangkis milik BPKP.

"Semoga nanti pelatih-pelatih dari PBSI bisa berbagi ilmu dengan para pegawai BPKP dan siapa tau nanti bisa muncul atlet nasional dari BPKP," ujarnya.

Ia pun berpesan agar fasilitas yang telah dibangun dan diresmikan ini bisa digunakan sebaik-baiknya dan dijaga bersama-sama. Dalam peresmian ini turut hadir dua pebulu tangkis nasional tingkat dunia yaitu Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie.

Baca juga: Pelatnas PBSI Cipayung sambut kedatangan Piala Thomas

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel