Ketum baru, 'kapal' Partai Demokrat akan tetap karam

MERDEKA.COM. Demokrat menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) di Bali untuk menunjuk ketua umum partai berlambang Mercy ini menggantikan Anas Urbaningrum. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) disebut-sebut akan memegang jabatan tersebut.

Sekretaris Departemen HAM DPP Partai Demokrat Rachland Nashidik mengatakan jika simpati pemilih dan elektabilitas politik tidak bisa dipulihkan, maka 'kapal' Demokrat akan tetap karam usai KLB meski ketua umumnya telah diganti.

"Partai Demokrat, jika diibaratkan sebagai kapal ini tetap karam kendati nakhodanya sudah diganti. Hal ini yang tidak diharapkan semua kader partai yang sedang ikut KLB di Bali," kata Rachland di Denpasar seperti dilansir Antara, Jumat (29/3).

Rachland menjelaskan, Demokrat dinilai publik antidemokrasi karena semua posisi ketua di dalam partai dijabat seorang patron yang sama. Patronisasi jelas tergambar pada napas aktivitas partai penguasa itu.

"PD dinilai tidak mempedulikan etika dan persepsi publik karena etalase politiknya tidak berubah. Pengurusnya tetap di isi figur-figur yang dinilai publik tidak baik. Entah bermasalah hukum atau personalitas politiknya yang terlanjur dinilai buruk," katanya.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.