Ketum IKALUIN: Prof Azyumardi Azra sosok intelektual yang progresif

Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Islam Negeri (IKALUIN) Jakarta Ace Hasan Syadzily mengenang Ketua Dewan Pers dan juga Guru Besar UIN Jakarta Prof Azyumardi Azra sebagai sosok intelektual yang progresif

"Beliau adalah intelektual yang progresif dengan berbagai karya bukunya dan tulisannya di berbagai jurnal internasional," kata Ace dalam keterangannya, di Jakarta, Minggu.

Ia mengatakan pemikiran keagamaan, politik, kebangsaan, dan sosial dari Prof Azyumardi Azra sangat konstruktif dalam konteks keindonesiaan.

"Beliau termasuk di antara pembaharu Islam di Indonesia masa kini," ujar Ace yang juga Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI tersebut.

Dia mengatakan berbagai penghargaan dari dunia internasional telah disandang oleh Prof Azyumardi Azra, salah satunya dari Kerajaan Inggris dengan gelar "Commander of the Order of the British Empire" (CBE) dan berhak mendapatkan gelar Sir.

Ace pun merasa kehilangan sosok Prof Azyumardi Azra sebagai tokoh bangsa dan guru bangsa yang selalu ia ikuti pikiran dan pandangannya, karena cerdas dan kritis.

"Saya pribadi merasa dibesarkan secara intelektual dalam bimbingan beliau. Beliau guru saya dan pembimbing saya sewaktu menjadi aktivis mahasiswa. Hingga saat ini, beliau selalu memberikan masukan-masukan terkait langkah dan jalan politik yang saya ambil," kata dia pula.

"Kami sangat kehilangan guru kami. Selamat tinggal guru bangsa," ujar Ace lagi.

Prof Azyumardi Azra mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Serdang, Selangor, Malaysia pada Minggu pukul 12.30 waktu setempat.

Mantan Rektor UIN Jakarta itu berpulang setelah sempat dirawat sejak Jumat (16/9) akibat gangguan kesehatan yang dialaminya saat melakukan kunjungan kerja ke Malaysia.
Baca juga: Ketua Dewan Pers Prof Azyumardi Azra meninggal dunia di RS Selangor
Baca juga: Dubes sebut Prof Azyumardi Azra meninggal karena serangan jantung