Ketum Kadin: Kesehatan harus dipulihkan agar ekonomi bangkit

·Bacaan 2 menit

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid menyebutkan sektor kesehatan harus segera dipulihkan agar ekonomi bisa bangkit.

"Pada masa pandemi COVID-19 ini, Kadin fokus terlibat menyehatkan bangsa, agar ekonomi bisa segera bangkit," katanya di sela peninjauan vaksinasi bersama Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah di PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawang, Jawa Barat, Sabtu.

Ia mengatakan salah satu upaya Kadin ikut menyehatkan bangsa di masa pandemi COVID-19 ialah dengan turut serta membantu pemerintah dalam merealisasikan program vaksinasi gotong-royong.

Baca juga: Ketum Kadin Indonesia ungkap upaya menang lawan pandemi COVID-19

Untuk sementara ini, peserta kegiatan vaksinasi gotong-royong hanya karyawan perusahaan. Ke depan diharapkan pihak perusahaan juga ikut terlibat melakukan vaksinasi untuk masyarakat.

"Program vaksinasi gotong royong adalah upaya dari Kadin untuk berkontribusi kepada bangsa," katanya.

Menurut dia, selain vaksinasi, Kadin juga berpartisipasi dengan membantu ketersediaan oksigen.

"Semua upaya itu adalah untuk membantu memulihkan kesehatan, sehingga jika semuanya sudah, ekonomi secara otomatis akan bangkit," katanya.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyampaikan terima kasih kepada Kadin yang telah menyukseskan program vaksinasi dan PPKM Darurat

"Memang tidak mudah menyeimbangkan prokes dengan keberlangsungan perusahaan. Tapi itu harus dilakukan selama pandemi COVID-19," katanya.

Baca juga: Ketum Kadin: Perang lawan pandemi untuk pulihkan kondisi ekonomi

Sementara itu, Direktur Corporate Affairs PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia Bob Azam menyampaikan kesehatan dan keselamatan keluarga dan karyawan merupakan hal utama bagi Toyota.

Karena itu Toyota dengan segera mendaftar program vaksinasi gotong royong yang diselenggarakan oleh Kadin untuk 16.000 karyawan dan keluarganya.

Menurut dia, pemberian vaksin dilakukan secara bertahap dimulai sejak 18 Mei 2021. Direncanakan semua karyawan TMMIN beserta anggota keluarganya telah mendapatkan dua dosis vaksin pada akhir Juli 2021.

“Kami berterima-kasih kepada pemerintah dan Kadin yang telah mendorong program vaksinasi bagi tenaga kerja dan keluarganya ini," kata dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel