Ketum PBNU: Pemimpin Tidak Selalu Benar, Sehingga Mengkritik Diperlukan

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf angkat bicara soal menyampaikan kritik terhadap pemimpin di media sosial. Hal itu diungkapnya saat memberikan tausyiah lewat kanal Youtube Badan Kebudayaan Nasional (BKN) PDI Perjuangan.

"Kritik itu harus rasional, harus sesuatu yang memang masuk akal berdasarkan kenyataan, tidak mengada-ada, tidak didorong oleh kebencian personal," kata pria karib disapa Gus Yahya dalam keterangan diterima, Senin (18/4).

Dia menjelaskan, sebagai umat Islam mengikuti petunjuk pemimpin, seperti kepada ulama adalah hal yang dipanutkan. Namun bukan berarti, pengikut dari sang pemimpin tersebut menjadi dikultuskan sebagai seorang pemimpin di dunia.

"Pemimpin bukanlah orang yang selalu benar, sehingga mengkritik pemimpin diperlukan. Namun demikian, jangan sampai kritik yang disampaikan mendorong terjadinya ketidakpatuhan, (seperti) terhadap pemerintah, sehingga menciptakan kekacauan yang ada di dalam masyarakat. Jika itu terjadi, maka semua orang akan celaka," ujarnya.

Gus Yahya mendorong, kritik dapat disampaikan dengan tujuan menciptakan kemaslahatan masyarakat. Sebab, pada situasi dunia saat ini dihadapkan dengan sebuah medium kebebasan untuk dapat mendorong seseorang mengaktualisasikan diri secara sangat liberal.

"Karena semua orang saat ini boleh berdialog, profesor tiba-tiba harus berdebat dengan orang yang sama sekali tidak memiliki basic pendidikan, ini semua di medsos sekarang bisa terjadi," ungkapnya.

Merefleksi hal itu, Gus Yahya mengimbau, umat muslim perlu menjalankan inti ajaran tawadhu, yaitu mampu menempatkan diri di hadapan siapapun. Sebab, sebagai orang yang dipimpin harus tahu menempatkan diri, begitu juga sebaliknya, pemimpin harus mampu menempatkan diri di hadapan orang yang dipimpinnya.

"Hal ini jika dilakukan akan menciptakan sebuah kemaslahatan dalam masyarakat," tutupnya.

Reporter: M Radityo/Liputan6.com [fik]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel