Ketum PBSI Bicara Kekalahan Kevin/Marcus cs di Olimpiade

·Bacaan 1 menit

VIVA – Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Indonesia (PP PBSI), Agung Firman Sampurna menyambut kloter pertama tim bulutangkis Olimpiade Indonesia di Ruang VVIP Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu sore 1 Agustus 2021.

Tim yang terdiri dari para atlet seperti Mohammad Ahsan, Hendra Setiawan, Jonatan Christie, Kevin Sanjaya Sukamuljo, Marcus Fernaldi Gideon, Melati Daeva Oktavianti dan Gregoria Mariska Tunjung, juga dua pelatih Herry Iman Pierngadi dan Nova Widianto.

Bergabung juga dalam tim ini, para atlet renang dan panahan. Agung menegaskan, kegagalan Kevin/Marcus cs merebut medali merupakan kesalahannya selaku Ketua Umum PBSI.

"Saya ucapkan selamat datang untuk teman-teman semua. Kita tidak perlu bahas yang di belakang, yang sudah lewat biarlah lewat. Tidak usah disesali. Kalau kita berhasil, kita berhasil sama-sama. Tapi kalau kalah, kesalahan terbesar ada di Ketua Umum PBSI, bukan di teman-teman," ujar Agung dikutip VIVA Bulutangkis dari situs resmi PBSI, Senin 2 Agustus 2021.

"Sekarang waktunya kita istirahat dan menenangkan diri kemudian menguatkan mental lagi sambil mari kita evaluasi kira-kira kita kurangnya di mana," tambah Agung.

Agung menekankan bahwa sekarang saatnya untuk mempelajari permainan calon lawan untuk bersiap di turnamen selanjutnya. Ia dan jajaran pengurusnya tidak menutup diri dari saran dan ide dari para atlet maupun pelatih.

"Saya kira rekaman pertandingan sudah kita dapatkan semua dan oleh karena itu saya ingin teman-teman tidak hanya melihat kekurangan teman-teman di satu pertandingan tapi juga perlu melihat lawan-lawan yang akan kita hadapi di turnamen-turnamen mendatang," kata dia. (Pn)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel