Ketum PRSI Lepas Atlet Renang ke Olimpiade Tokyo, Usung Target Ini

·Bacaan 2 menit

VIVA – Ketua Umum PB PRSI, Anindya Novyan Bakrie, melepas dua atlet renang Indonesia yang akan bertanding di Olimpiade Tokyo 2020, yakni Aflah Fadlan Prawira dan Azzahra Permatahani, secara virtual pada Jumat 16 Juli 2021.

Dalam momen tersebut, Anindya turut memberikan pesan agar kesempatan tampil di Olimpiade digunakan sebaik mungkin. Sebab, semua atlet sangat memimpikan tampil di pesta olahraga terbesar sedunia ini.

"Anugerah itu semakin tinggi maknanya karena bertanding di Olimpiade di masa pandemi COVID-19 ini. Oleh sebab itu pergunakan kesempatan ini sebaik mungkin. Selalu jaga kesehatan, siapkan kemampuan teknik dan mental, jangan lupa berdoa, dan tetap enjoy, untuk bisa mencapai target maksimal," ujar Anindya dalam rilis PRSI yang diterima VIVA.

Dalam kesempatan ini, Anindya tak sendirian. Momen pelepasan tim akuatik Indonesia juga dihadiri oleh Reswanda (Waketum), Harlin Rahardjo (Waketum), Sarman Simanjorang (Waketum), Ali Patiwiri (Sekjen), Sahid Mahudie (Bendum), Reva Deddy (Kabid Timnas), Wisnu Wardhana (Wakabid Timnas), Zoraya Perucha (Kabid Humas).

Rencananya, tim akuatik Indonesia akan bertolak ke Tokyo, pada Sabtu malam 17 Juli 2021. Dipimpin oleh Harlin Rahardjo yang juga merangkap sebagai tim manajer dan pelatih, Donny B. Utomo.

Selain dua atlet renang, PB PRSI juga mengirim Pranarta, yang akan menjadi juri di cabang loncat Indah. Ini merupakan kali pertama dalam sejarah ada juri asal Indonesia di arena cabang loncat indah Olimpiade, berdasarkan setifikat internasional dan ditunjuk oleh FINA.

"Olimpiade kali ini berbeda dengan Olimpiade-Olimpiade sebelumnya karena diselenggarakan di masa pandemi COVID-19. Untuk itu perlu penanganan, kehati-hatian dan disiplin lebih untuk mengatasi segala tantangan," tutur Harlin.

"Seluruh anggota tim sudah siap secara teknis. Fadlan dan Azzahra sudah melakukan berbagai tes, termasuk COVID-19. Kita berharap keduanya terus mempersiapkan mental dan menjaga kondisi agar tetap fit sehingga saat waktu pertandingan dalam performa terbaik, guna dapat mencapai hasil terbaik," lanjutnya.

Fadlan dan Azzahra di targetkan untuk bisa memecahkan rekor nasional. Jadwal pertama, mereka akan turun di kejuaraan renang Olimpiade pada 24 Juli 2021. Fadlan akan turun di dua nomor 400 m gaya bebas, sedangkan Azzahra di nomor 400 m gaya ganti perorangan. Di hari lainnya, Fadlan juga akan turun di nomor 1500 m gaya bebas.

"Saya sudah mempersiapkan diri dengan maksimal. Semua latihan berat sudah dilakukan. Mudah-mudahan target membuat rekor nasional bisa tercapai. Tolong doakan usaha kami ini," ucap Fadlan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel