Ketum PSSI Iwan Bule Bicara Nasib Shin Tae-yong di Timnas Indonesia

Merdeka.com - Merdeka.com - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan atau Iwan Bule bicara nasib Shin Tae-yong pelatih Timnas Indonesia. Dia mengatakan, jika dirinya harus mundur dari PSSI, maka Shin Tae-yong harus tetap melatih Timnas Indonesia.

Diketahui, Shin Tae-yong sempat melawan arus pasca Tragedi Kanjuruhan, Malang 1 Oktober 2022 lalu. Yang mana, Iwan Bule, didesak untuk mundur pasca Tragedi Kanjuruhan.

"Saya berharap adik saya Shin Tae-yong, jangan (mundur). Biarkan saya selesai di PSSI, Shin Tae-yong tetap di timnas," kata Iwan Bule, di SCTV Tower, Jakarta, Selasa (1/11).

Bahkan, dirinya akan langsung menyampaikan hal tersebut kepada Shin Tae-yong untuk tetap melatih Timnas Indonesia. Sebab, Shin Tae-yong menjadi harapan untuk membesarkan Timnas Indonesia.

"Saya akan sampaikan langsung (Shin Tae-yong), jangan mundur dari Timnas, karena Shin Tae-yong harapan Timnas," ungkapnya.

Iwan Bule mengungkapkan, kontrak Shin Tae-yong dengan PSSI akan berakhir pada 2023 mendatang. Sehingga, Shin Tae-yong akan tetap melatih Timnas meski dirinya mundur sebagai Ketua PSSI.

"Tahun depan, akhir tahun 2023," imbuh Iwan Bule.

Dukungan Iwan Bule

Pelatih asal Korea Selatan Shin Tae-yong sempat berkomentar terkait situasi yang saat ini menimpa sepakbola Indonesia. Terutama usai tragedi Kanjuruhan. Dia pun menyatakan akan ikut mengundurkan diri jika Mochamad Iriawan atau Iwan Bule lengser dari jabatannya sebagai ketua umum PSSI.

Menurut Shin Tae-yong, tidak adil apabila Iwan Bule harus menanggung kesalahan sendirian.

Pernyataan tersebut disampaikan Shin Tae-yong melalui akun Instagram pribadinya pada Rabu (12/10).

"Seseorang yang sangat mencintai sepakbola Indonesia dengan kesungguhan hati dan memberikan dukungan penuh dari belakang agar sepak bola dapat berkembang adalah Ketua Umum PSSI," tulis Shin Tae-yong.

"Menurut saya, jika Ketua Umum PSSI harus bertanggung jawab atas semua yang terjadi dan mengundurkan diri, maka saya pun harus mengundurkan diri," kata dia menambahkan.

Tak hanya STY, dukungan terhadap Iwan Bule pun datang dari pemain Timnas Indonesia diantaranya Asnawi Mangkualam, bek kanan timnas Indonesia dan Ansan Greeners, yang mana tidak sungkang menyebut Iwan Bule adalah pimpinan PSSI yang terbaik sejauh dirinya membela timnas.

"Ini adalah kebenaran. Pak Iwan Bule masih yang terbaik untuk PSSI," tulis Asnawi dalam kolom komentar STY.

Lalu lewat Instagram pribadinya, Asnawi kembali menuliskan terkait komentarnya di laman STY. "This true, kurang lebih sepuluh tahun bersama timnas Indonesia, beberapa kali merasakan pergantian Ketum PSSI. Jika mau menilai sampai dengan saat ini memang Iwan Bule masih yang terbaik."

Bukan hanya Asnawi yang 'seakan' memberi dukungan kepada Iwan Bule ketika STY menyatakan sikap. Sederet pemain timnas Indonesia lainnya, turut memberi emoji hati. Mereka seperti Elkan Baggott, Witan Sulaeman, Fachruddin Wahyudi, Marc Klok, hingga Egy Maulana Vikti.

Nova Arianto, asisten pelatih timnas Indonesia, turut mengomentari unggahan sikap dari STY. "Respect coach, dan jangan pernah lelah untuk membangun sepakbola Indonesia ke arah yang lebih baik."

Namun, hal itu justru menuai pro dan kontra di publik pecinta sepakbola Indonesia. Bahkan, tukar komentar dari kubu pro dan kontra itu sempat trending di media sosial. [rnd]