Ketum PSSI Tagih Laporan Shin Tae-yong Usai Timnas Hancur Lebur

·Bacaan 2 menit

VIVA – Hanya satu poin yang bisa dipersembahkan Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia di tiga laga sisa kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Uni Emirat Arab (UEA).

Hasil tiga laga yang dipimpinya tak jauh berbeda dari lima pertandingan Timnas Indonesia sebelumnya di ajang tersebut. Cuma sekali imbang, dan dua lagi hancur terbantai,

Angin segar sempat dihembuskan Timnas Indonesia kala menghadapi Thailand di Al-Maktoum Stadium, Uni Emirat Arab, 3 Juni 2021 . Skuad Garuda berhasil mengimbangi raja Asia Tenggara 2-2.

Namun, pada dua laga terakhir, Indonesia benar-benar tak berdaya. Selain dibantai oleh Uni Emirat Arab 0-5, Timnas Indonesia dihajar oleh Vietnam 0-4.

Posisi Indonesia pun tak berubah di dasar klasemen Grup G, Indonesia cuma bisa mengumpulkan 1 poin dari 8 kali bertanding.

Kini, setelah tiba di Indonesia, Shin Tae-yong membubarkan pasukannya. Juru taktik asal Korea Selatan tersebut langsung mengambil alih Timnas Indonesia U-18 yang berencana menggelar pemusatan latihan Juli 2021.

Pemusatan latihan digelar untuk mempersiapkan tim yang bermain di Piala Dunia U-20 2023.

Namun sebelum itu, mantan pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 tersebut, sudah ditunggu Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

Shin Tae-yong diminta untuk memberikan laporan terkait kekurangan, perkembangan dan evaluasi Timnas Indonesia usai menjalani laga kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.

"Tentu kami ingin mendengar laporan dari pelatih Shin Tae-yong terkait Timnas Indonesia selama di UEA. Apa saja yang harus dibenahi, apa yang kurangnya , dan apakah ada kendala di tim," kata Iriawan.

"Kami juga ingin melihat road map Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia selanjutnya," sambung pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut.

Di Timnas U-19, Shin Tae-yong harus mencari dan menyeleksi pemain kelahiran di atas tahun 2004.

Sebab, hampir semua pemain dari Timnas U-19 sebelumnya sudah tak bisa ikut Piala Dunia U-20 2023 karena usianya sudah melewati batasan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel