Keturunan Hewan Purba, Ikan Ini Nilainya Mencapai Rp4 Miliar

Krisna Wicaksono
·Bacaan 2 menit

VIVA – Sama seperti benda antik, ada beberapa hewan yang disebut-sebut merupakan keturunan dari zaman prasejarah dan saat ini nilainya sangat tinggi.

Salah satunya yakni Osteoglossidae, atau lebih dikenal dengan nama ikan Arowana. Hewan yang juga dijuluki sebagai naga air ini memiliki habitat di Asia serta Amerika Selatan.

Arowana saat ini masuk dalam kategori hewan yang hampir punah, karena betinanya hanya menghasilkan puluhan telur setiap kali melahirkan, dilansir dari Tandfonline, Senin 22 Februari 2021.

Zaman dahulu tidak ada yang menaruh perhatian pada ikan ini, namun sejak 1980-an beberapa warga China mulai mencoba menjalankan budidaya, karena dianggap sebagai hewan eksotik dan memiliki nilai jual tinggi.

Beberapa tahun lalu, beredar kabar bahwa ada satu ekor Arowana Asia yang nilainya mencapai US$300 ribu atau setara Rp4,5 miliar.

Proses budidaya saat ini tidak hanya dilakukan di China, namun juga Indonesia. Salah satunya seperti yang dijalani oleh Iseereds, yang sebentar lagi akan menggelar acara Iseereds Charity and Champion League: Arowana Competition and Expo di Pacific Place Mall, Jakarta pada 3-7 Maret 2021.

“Kami masuk ke dalam dunia Arowana, dilatarbelakangi kekaguman melihat postur ikan air tawar ini dan nilai ekonomi yang mengiringinya. Apalagi, Arowana merupakan jenis ikan purba yang populasinya hampir punah jika tidak dibudidaya dengan baik dan benar,” ujar salah satu pendiri Iseereds, Edy.

Menurutnya, Arowana Asia merah berkualitas tinggi merupakan ikan endemik Indonesia, dan dapat ditemukan khususnya di Sungai Kapuas, Kalimantan Barat.

Itu sebabnya, mereka mendirikan pusat perkembangbiakan Arowana mandiri di Kapuas Hulu pada provinsi yang sama, dan membuka gerai di Sunter, Jakarta serta Bandung dan Pontianak.

“Memelihara Arowana dipercaya dapat penolak bala dan membawa berkah. Ini berpotensi menjadi devisa non migas yang menjanjikan, apalagi ekspor ikan hias saat ini juga menjadi salah satu perhatian pemerintah untuk menyumbangkan devisa negara,” tuturnya.

Sebagai informasi, acara ini didukung oleh Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo yang berharap kualitas ikan asli Indonesia bisa dikenal luas di luar negeri.