Keuangan Bumi Resources Membaik di Semester I-2021

VIVA – PT Bumi Resources Tbk (BUMI) berhasil memperbaiki kinerja keuangan pada Semester I 2021. BUMI membukukan laba bersih setelah di periode sama tahun sebelumnya mengalami kerugian.

Berdasarkan laporan keuangan terbaru, laba bersih BUMI di semester I tercatat sebesar US$90,9 juta, berbalik positif dari periode sama tahun sebelumnya yang mengalami rugi bersih US$86,1 juta.

Direktur & Corporate Secretary Bumi Resouces, Dileep Srivastava mengatakan, membaiknya kinerja keuangan BUMI ini, salah satunya disebabkan karena kenaikan harga batu bara.

"Hal ini disebabkan karena meningkatnya harga batu bara akibat ketidakseimbangan pasokan global, pandemi, efek variabel kondisi cuaca, kemacetan infrastruktur dan ketidakpastian politik," ujar Dileep dikutip dalam keterangan resmi, Jumat 27 Agustus 2021.

Baca juga: Sri Mulyani: Penagihan BLBI Tak Selesai di Rp110 Triliun

Meski dalam kondisi pandemi, Dileep mengatakan, produksi tetap terjaga seperti tahun sebelumnya. Langkah-langkah perlindungan dan keamanan yang ketat telah dilakukan di semua area operasional dan kantor.

"Kenaikan harga batu bara sebesar 20 persen menjadi US$56,2 per ton dari sebelumnya US$46,9 per ton di tahun 2020 berdampak pada kenaikan laba bruto 104 persen," katanya.

Laba bruto BUMI di enam bulan pertama tahun diketahui ini tercatat sebesar US$485,3 juta. Sementara itu pendapatan operasional juga tercatat meningkat sebesar 179 persen menjadi US$370,9 juta, dari sebelumnya US$132,7 juta.

Sedangkan, beban pokok penjualan masih terkendali yang meningkat 4 persen. Margin usaha juga meningkat tajam 16,2 persen setelah sebelumnya hanya 6,7 persen.

Untuk diketahui, BUMI telah menetapkan tanggal RUPST pada 31 Agustus 2021 yang akan diselenggarakan di Bakrie Tower mulai pukul 14.00 WIB.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel