Keuntungan Menggiurkan Budidaya Padi Organik

Syahdan Nurdin, tabikuniran-483
·Bacaan 4 menit

VIVA - Saat ini sedang tren budidaya berbagai tanaman secara organik, tidak terkecuali budidaya padi organik.

Permintaan tanaman organik memulai meningkat di pasaran, sebagian masyarakat mulai sadar akan manfaat besar yang diberikan oleh tanaman yang dibudidaya secara organik.

Sehingga tidak sedikit para petani padi yang mulai beralih dari budidaya padi secara konvensional ke budidaya secara organik setelah melihat peluang pasarnya yang menjanjikan.

Padi organik sendiri merupakan jenis budidaya padi yang dilakukan secara menyeluruh dari proses produksi sampai proses pengolahan hasil yang dikelola secara alami dan ramah lingkunagan tanpa penggunaan bahan kimia dan tanpa rekayasa genetik sehingga menghasilkan produk padi yang sehat dan bergizi.

Kesadaran akan dampak negatif yang ditimbulkan dari penggunaan bahan kimia sintesis dalam pertanian.

Membuat pertanian secara organik menarik perhatian baik di tingkat produsen maupun konsumen.

Para konsumen akan cenderung untuk memilih produk pangan yang aman bagi kesehatan dan ramah lingkungan, sehingga membuat meningkatnya permintaan produk organik.

Keuntungan Budidaya Padi Organik

Hingga saat ini tidak bisa dipungkiri bahwa pengggunaan pestisida oleh para petani seakan hal yang wajib untuk mendapatkan panen yang besar.

Walaupun penggunaan pestisida memiliki dampak yang buruk bagi lingkungan juga manusia, namun masih tinggi tingkat penggunaannya di kalangan petani.

Bahkan menurut beberapa penelitian yang pernah dilakukan, hasil panen yang menggunakan pestisida dapat menurunkan kesehatan manusia.

Untuk mengurangi dampak negatif tersebut, mulai dikenalkan pertanian secara organik untuk mencegah beberapa penyakit pada manusia.

Namun walaupun mempunyai banyak manfaat dan keuntungan tidak sedikit petani yang masih ragu menerapkan pertanian secara organik pada tanamannya.

Maka untuk itu berikut selengkapnya keuntungan budidaya padi organik.

1. Harga Jual Lebih Tinggi
Hasil budidaya padi organik memliki nilai jual lebih tinggi hingga mencapai dua kali lipat, jika dibandingkan dengan budidaya padi sawah yang masih menggunakan pestisida.

Bisa dilihat di pasaran saat ini harga beras berkisar Rp 10.000 hingga Rp 12.000 per kg. Jika dibandingkan dengan harga beras merah organik yang bisa mencapai Rp 24.000 hingga Rp 30.000 per kg, lebih tinggi dua kali lipat. Jelas lebih menguntungkan beras organik.

2. Hasil Budidaya Padi Organik Banyak Peminatnya
Jangan anggap remeh tren hidup sehat yang saat ini mulai diterapkan oleh masyrakat Indonesia.

Kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan tubuh membuat masyarakat akhirnya memilih bahan makanan hasil pertanian organik. Saat ini selain beras organik, bahan lain seperti sayuran dan buah-buahan dibudidaya dari masa penanaman hingga panen tidak tersentuh bahan kimia berbahaya.

Bisa Anda lihat di media sosial atau media digital lainnya, sudah banyak jasa layanan belanja bahan makanan organik seperti beras, sayuran, buah, dan lainnya.

Hal ini menjadi bukti bahwa pertanian organik seperti budidaya padi organik memiliki banyak peminat. Maka jangan terlalu khawatir jika hasil panen Anda tidak akan laku.

Orang yang memiliki kesadaran tinggi akan hidup sehat, tidak akan terlalu memikirkan harga bahan makanan yang mahal asalkan dapat menyehatkan tubuh.

3. Menjaga Kesehatan Lingkungan
Pertanian secara organik mengharuskan melakukan pembiaran terhadap organisme pengganggu selama masih di bawah ambang batas untuk tidak perlu dibasmi.

Dengan membiarkan organisme untuk tetap hidup, berarti juga menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan. Sebab walaupun merupakan hama, namun keberadaannya tetap dibutuhkan sebagai penyeimbang.

Penggunaan pestisida berbahan kimia untuk membasmi organisme pengganggu, kadang akan ikut membunuh organisme yang baik bagi lingkungan.

Maka keseimbangan ekosistem lingkungan akan terganggu. Dengan membiarkan organisme pengganggu tanaman padi mungkin akan menimbulkan risiko tampilan tanaman akan jelek dan tidak sempurna.

Tapi, itu juga membuktikan tanaman bebas zat kimia pestisida karena organisme lain menyukainya.

4. Menjaga Kesuburan Tanah
Budidaya padi organik ataupun semua tanaman secara organik sangat baik untuk menjaga kesuburan tanah, sebab bisa menjaga dan memperbaiki Ph tanah.

Limbah hasil pertanian bisa berkurang, kualitas air bagus dan aman untuk dikonsumsi, dan meningkatkan populasi berbagai jenis organisme tanah. Hal itu semua disebabkan oleh budidaya tanaman organik tidak menggunakan bahan kimia.

Dalam budidaya padi organik ini semua proses mulai dari pembibitan, penanaman, perawatan, hingga panen menggunakan produk yang ramah lingkungan dan tanpa menggunakan bahan kimia sama sekali.

Pupuk yang digunakan adalah pupuk organik dalam alam atau kotoran hewan.

Sedangkan proses panennya sama seperti padi non organik yakni menggunakan alat panen padi agar proses panen padi bisa dilakukan dengan mudah dan cepat.

5. Biaya Operasional yang Murah
Menerapkan pertanian secara aman dan sehat bisa menggunakan pupuk organik seperti kompos dan kandang.

Pupuk tersebut bisa anda produksi sendiri karena bahannya mudah didapatkan di sekitar Anda. Jadi biaya yang harus dikeluarkan untuk pupuk bisa berkurang.

Dengan melihat berbagai keuntungan yang diperoleh dengan menerapkan pertanian secara organik. Khususnya budidaya padi organik, kini saat untuk memulai atau beralih.

Pertanian organik bisa memberi keuntungan bagi petani maupun konsumen, juga akan memiliki dampak yang baik bagi lingkungan ke depannya. Jadi tunggu apa lagi? Ayo segera mulai.