Keuntungan pedagang naik hingga 500 persen saat GBBI Sulawesi Barat

Keuntungan para pedagang mengalami kenaikan hingga 500 persen pada acara Kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GBBI) di anjungan Pantai Manakarra, Kota Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

"Pedagang meraih untung sejak dibukanya acara GBBI pada 29 Juli 2022, karena penghasilannya meningkat lima kali lipat dari hari biasa," kata salah seorang pedagang minuman dingin, Ida di Mamuju, Sabtu.

Ia mengatakan, pada hari biasa pedagang bisa meraih untung hingga Rp200 ribu per hari, namun pada saat acara GBBI bisa meraih keuntungan hingga satu juta per hari.

Menurut dia, pada acara GBBI pantai Manakarra Mamuju dipadati pengunjung hingga ribuan orang datang dari berbagai wilayah Kota Mamuju maupun dari luar kota Mamuju.

"Sehingga pembeli juga membludak dan membuat pedagang meraih untung. Kami berterima kasih kepada pemerintah karena membantu pedagang meningkatkan kesejahteraannya," katanya.

Baca juga: Blank spot kendala promosi produk UMKM Sulbar

Ia mengaku berdagang dari siang sampai malam hari melayani pembeli karena masyarakat terus berdatangan membeli dagangannya.

Hal senada dikatakan, Anna salah seorang pedagang makanan ringan menurutnya acara tersebut sangat diharapkan masyarakat karena melibatkan pelaku usaha kecil mikro dan menengah (UMKM).

Ia berharap, agar pemerintah terus menggelar acara di anjungan Pantai Manakarra Mamuju karena membantu masyarakat meningkatkan pendapatannya dan juga akan memajukan ekonomi daerah.

Ia juga mengaku, dengan berdagang pada acara GBBI yang digelar pemerintah pusat, dirinya juga meraih keuntungan dibandingkan hari biasa.

"Selama tiga hari digelar pedagang bisa untung hingga Rp500 ribu per malam, sementara hari biasa keuntungan hanya mencapai Rp100 ribu," katanya.

Baca juga: Menparekraf: AKI 2022 didesain sebagai solusi permasalahan UMKM

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel