Keuntungan yang Bisa Didapat Indonesia dengan Menjadi Presidensi G20 pada 2022

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia akan mendapat banya keuntungan dengan menjadi tuan rumah Group of Twenty (G20) pada 2022. Salah satu keuntungan yang didapat Indonesia dengan menjadi presidensi G20 adalah bisa mengarahkan agenda.

Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Piter Abdullah menjelaskan, agenda G20 memang ditetapkan bersama, tetapi sebagai presidensi G20 Indonesia punya peran dan pengaruh besar dalam mengarahkan agenda pembahasan G20.

" Dengan isu dan agenda yang tepat maka keputusan-keputusan yang diambil dalam G20 meeting diharapkan tidak hanya baik untuk perekonomian global tetapi bisa lebih menguntungkan Indonesia," kata Piter kepada merdeka.com, Senin (1/11/2021).

Piter melanjutkan, keuntungan lain dengan posisi Indonesia sebagai tuan rumah, pemerintah bisa mengharapkan dampak positif dari hadirnya delegasi berbagai negara ke Indonesia. Ini akan sangat membantu pemulihan pariwisata dan industri di Indonesia.

"Keuntungan lain adalah pada pengenalan ekonomi dan budaya Indonesia di tataran global," pungkas dia.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Indonesia Presidency G20, Pengusaha: Investasi Bakal Meroket

Para pemimpin G20 berpose di depan Air Mancur Trevi selama acara KTT G20 di Roma, Minggu, 31 Oktober 2021 (AP Photo)
Para pemimpin G20 berpose di depan Air Mancur Trevi selama acara KTT G20 di Roma, Minggu, 31 Oktober 2021 (AP Photo)

Indonesia akan menjadi tuan rumah forum G20 (Indonesia Presidency G20) sepanjang tahun 2022 mendatang. Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai hal itu akan berdampak positif pada iklim investasi di Indonesia.

Ketua Komite Bidang Perpajakan Apindo, Siddhi Widyaprathama menilai gelaran forum G20 akan berdampak positif baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap Indonesia.

“Itu kan anggotanya 20 negara maju dan negara besar di dunia ada Amerika Serikat dan China, nanti pada saatnya pemimpin itu akan datang ke Indonesia secara langsung akan banyak liputan pemberitaan tentang indonesia,” kata pengusaha tersebut kepada Liputan6.com, Senin (1/11/2021).

Dengan demikian, hal itu akan memberikan promosi secara langsung bagi Indonesia di mata internasional. “Termasuk juga dari pemberitaan awalnya pemimpin itu melihat indonesia seperti ini, ketika datang langsung dan melihat langsung, mereka akan menilai bahwa indonesia itu aman dan sebagainya,” kata dia.

Lebih jauh, kata Siddhi, pemimpin negara-negara tersebut yang membawa perwakilan pengusaha di negaranya akan menilai bahwa indonesia layak menjadi tujuan investasi.

“Baru secara tidak langsung ada investor datang terus nanti ada pertemuan antara pengusaha, dan pemimpin itu bawa delegasi dari dunia usaha nanti disitu bisa ada kerja sama dan membawa dampak positif,” tuturnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel