Kevin / Marcus Keok dari Ganda Malaysia di Piala Sudirman 2021, Pelatih: Mainnya Kurang Gereget dan Tak Semangat

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Vantaa - Ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, tak hanya gagal membalaskan kekalahan menyakitkan di Olimpiade Tokyo 2020 pada Juli. Kekalahan Minions dari Aaron Chia/Soh Wooi Yik juga membuat tim bulutangkis Indonesia tertinggal 0-1 lawan Malaysia pada perempatfinal Piala Sudirman 2021 di Vantaa, Finlandia, Jumat (1/10/2021).

Kevin/Marcus mengaku kalah karena lawan tampil lebih baik, pertahanannya kuat dan susag ditembus. Di sisi lain, pelatih ganda putra, Herry Iman Pierngadi, menyebut Minions main kurang gereget dan semangatnya tak maksimal.

Meski sudah mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya, Minions gagal memenangi laga pada pertarungan yang berlangsung di Energia Areena. Pasangan nomor satu dunia itu kalah 12-21, 15-21 dalam 33 menit.

Pertandingan berlangsung dengan lambat. Poin pertama didapat Minions karena kesalahan lawan. Setelah itu, perolehan pasangan Malaysia lebih berkembang dan terus memimpin perolehan angka. Gara-gara kesalahan lob Kevin keluar, Malaysia unggul 11-5 di interval pertama.

Wakil Negeri Jiran terus memimpin. Banyak kesalahan dari Kevin/Marcus membuat pasangan Malaysia ini mampu menjaga keunggulan. Smes Aaron yang gagal ditahan Marcus, menutup gim pertama dengan 21-12.

Gim kedua performa dua kali juara All England lebih hidup. Mereka bisa terus memimpin kendati perolehan angka terus mepet tidak lebih dari dua angka. Namun setelah unggul 9-8, ganda Malaysia bisa memegang kendali permainan. Akibat drive Kevin nyangkut, interval gim kedua milik Malaysia dengan 11-9.

Pasangan Malaysia terus memimpin. Permainan lebih berkembang dan hidup. Pertahanannya juga kuat. Mereka tidak banyak melakukan kesalahan dan menutup gim kedua Piala Sudirman 2021 dengan kemenangan dengan skor 21-15 setelah dropshot Marcus menyangkut net.

Komentar Kevin / Marcus

Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon.  (AFP/Alexander Nemenov)
Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon. (AFP/Alexander Nemenov)

Setelah laga, Kevin/Marcus mengatakan lawan kali ini bermain lebih baik. Pertahanan mereka kuat dan susah ditembus

"Harus diakui lawan hari ini bermain lebih baik daripada kami. Pertahanannya kuat dan susah ditembus," ujar Marcus selepas pertandingan.

"Harus diakui lawan bermain lebih baik dari kami. Mereka bermain bagus. Itu saja, tidak ada alasan lain kenapa kami kalah," timpal Kevin.

Kritikan dari Pelatih

Pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi. (PBSI)
Pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi. (PBSI)

Menurut kepala pelatih ganda putra, Herry Iman Pierngadi, kekalahan ini karena permainan Kevin/Marcus kurang greget. Semangat, motivasi, dan jiwa petarung di tengah lapangan juga tidak ditunjukkan Minions.

"Bukan soal kalah atau menang. Tetapi dalam pertandingan beregu itu, fight itu penting. Mainnnya kurang greget. Meskipun begitu harus diakui, pertahanan lawan memang kuat dan tidak jebol. Mainnya lebih baik," kata Herry.

Menyangkut penilaian sang pelatih soal kurang greget dan semangat, Marcus menyebut bersama Kevin dirinya telah bermain penuh semangat. "Saya sendiri sebetulnya telah bermain penuh semangat," sebut Marcus.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel