Kewalahan Atasi Covid-19, Ridwan Kamil Tambah Nakes di Semua Puskesmas di Jabar

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meresmikan program Puskesmas Terpadu dan Juara (Puspa) di Puskesmas Cikarang, Desa Karang Asih, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Program ini sebagai upaya memperkuat peran Puskesmas dalam penanganan Covid-19.

Peresmian turut dihadiri secara virtual oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Bekasi.

Pria yang akrab disapa Kang Emil itu menyebutkan, Jawa Barat kewalahan dalam mengatasi pandemi Covid-19 selama tahun 2020, dikarenakan ketersediaan Puskesmas yang terbatas, yakni hanya 1.000 unit.

Oleh sebab itu, pihaknya akan melakukan penambahan SDM di setiap Puskesmas, yang akan fokus menangani pasien Covid-19. Pasalnya, selama ini tenaga medis yang menangani kasus Covid-19, juga kerap menangani penyakit lain.

"Itulah kenapa kita bikin program Puspa ini untuk menambahi satu Puskesmas dengan lima orang baru," kata Kang Emil, Senin (1/2/2021).

Kang Emil menjelaskan, akan ada perekrutan 500 tenaga medis baru untuk ditempatkan di 100 Puskesmas yang tersebar di 12 kabupaten/kota di Jawa Barat. Para tenaga medis baru tersebut nantinya ditempatkan di daerah dengan kasus Covid-19 tinggi.

"Kita butuh 500 orang karena anggarannya hanya Rp 80 miliar. Karena jumlah SDM-nya masih terbatas, maka mereka sementara akan ditempatkan di daerah yang kasusnya banyak," paparnya.

Berharap Efektif Tangani Covid-19

Kang Emil berharap program ini dapat efektif menangani kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi yang saat ini masih berstatus zona merah. Para petugas medis khusus penanganan Covid-19 diharapkan dapat melacak setiap kontak erat secara masif dan maksimal.

"Jadi perang kita melawan Covid-19 jangan lagi fokus di rumah sakit, kita geser perangnya di Puskesmas," imbuhnya.

Dengan hadirnya program Puspa, lanjut Kang Emil, diyakini akan memaksimalkan penanganan Covid-19 yang dibarengi dengan vaksinasi.

"Inilah sebuah perjuangan yang harus disukseskan oleh kita semua, agar 2021 dengan vaksinasi hadir, kita pulih secara ekonomi, juga secara pandemi," pungkasnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini: